Tuai Sorotan Warganet, Istana Beberkan Alasan Gibran Bikin Konten Monolog di Medsos

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 28 April 2025 | 18:34 WIB
Tangkapan Layar YouTube Wapres, Gibran Rakabuming Raka saat monolog di konten YouTube Wakil Presiden RI.  (YouTube.com/WakilPresidenRI)
Tangkapan Layar YouTube Wapres, Gibran Rakabuming Raka saat monolog di konten YouTube Wakil Presiden RI. (YouTube.com/WakilPresidenRI)

INSIBERNEWS - Konten monolog Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming ramai tuai sorotan warganet.

Gibran sebelumnya diketahui telah mengunggah sejumlah video di akun YouTube Wakil Presiden RI, yang berisi monolog dirinya dalam merespon beragam isu.

Setidaknya, sudah ada tiga video yang diunggah Gibran, salah satunya, video bertajuk 'Generasi Muda, Bonus Demografi dan Masa Depan Indonesia'.

Baca Juga: Vadel Badjideh Masih Menunggu Waktu Untuk Pemindahan ke Kejaksaan, Ia Sudah Khatam Al-Quran di Dalam Penjara

Berdasarkan konten yang tayang pada 19 April 2025 lalu, tercatat kini telah ditonton oleh 120 ribu orang pertanggal 28 April 2025.

Juri Ardiantoro selaku Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), mengungkap alasan di balik konten yang menampilkan Wapres Gibran bermonolog kepada publik.

Menurut Juri, hal itu sebagai salah satu cara penyampaian komunikasi agar publik tidak bias dalam memperoleh informasi.

Baca Juga: Penemuan Mayat di Penginapan Cibuntu, Polres Bekasi Selidiki Kasus Pembunuhan

"Kadang-kadang, informasi yang beredar seringkali sudah bias dan tidak benar (hoax)," tutur Juri kepada awak media di Jakarta, pada Senin, 28 April 2025.

"Baik sekali kalau para pejabat bisa menyampaikan langsung gagasan yang dimilikinya, termasuk Pak Wapres (Gibran)," sambungnya.

Di sisi lain, Juri menuturkan sang Wapres RI ingin masyarakat mendapatkan informasi atau berita yang kebenarannya lebih akurat dengan memperoleh langsung dari sumbernya.

Baca Juga: Nilai MBG Lebih Penting Ketimbang Lapangan Kerja, Menteri RI Ini Tuai Kritik Pedas Pengamat Ekonomi

Hal itu berhubungan dengan informasi yang dinilai telah dibingkai atau framing dari sisi tertentu sehingga dapat mempengaruhi persepsi masyarakat.

"Kami mengharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang lebih benar, lebih langsung dari sumbernya," tutur Wamensesneg.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X