Sehingga mereka tidak dapat mengalokasikan uang untuk berbelanja atau mudik seperti tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: AHY Himbau Masyarakat yang Mudik Jangan Berlama-lama Di Rest Area!
Penurunan daya beli masyarakat turut memperburuk keadaan ini, membuat pasar lebih sepi dan mengurangi volume transaksi perdagangan.
Tak hanya itu, faktor cuaca yang kurang mendukung juga menjadi salah satu alasan.
Hujan yang tinggi di beberapa daerah mengurangi minat masyarakat untuk melakukan perjalanan pulang kampung.
Semua faktor ini berkontribusi pada turunnya perputaran uang menjelang Lebaran tahun ini.***
Artikel Terkait
BRI Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2025 dengan Bangun Posko Mudik BUMN di Bandara dan Rest Area Jalan Tol
Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 Jakarta-Semarang: Ribuan Kendaraan Padati Jalur Tol dan Pantura, Kemacetan Tak Terhindarkan
TransJakarta Perpanjang Waktu Operasional untuk Dukung Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025
Harga Daging Sapi di Payakumbuh Tembus Rp140 Ribu per Kilogram Menjelang Lebaran
Rekayasa Lalin Sukses! Kapolri: Waktu Tempuh Jakarta-Jawa Tengah Cuma 5 Jam 12 Menit Arus Mudik Lebaran 2025