Harga Daging Sapi di Payakumbuh Tembus Rp140 Ribu per Kilogram Menjelang Lebaran

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 28 Maret 2025 | 21:31 WIB
Foto Ilustrasi Pasar (Inung R Sulistyo)
Foto Ilustrasi Pasar (Inung R Sulistyo)

INSIBERNEWS - Menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah, harga daging sapi di Payakumbuh, Sumatra Barat, mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai Rp140 ribu per kilogram.

Kenaikan harga ini terungkap saat Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melakukan peninjauan langsung ke Pasar Tradisional Ibuh, kemarin.

Peninjauan untuk Stabilitas Harga Pangan

Wali Kota Zulmaeta menyatakan bahwa pihaknya turun langsung ke pasar bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan pasokan pangan jelang Lebaran.

"Hari ini kita turun ke pasar untuk mengantisipasi kenaikan harga dan memastikan pasokan aman menjelang Idul Fitri," ujar Zulmaeta.

 Baca Juga: Puan Maharani Soroti Lonjakan Harga Sembako Jelang Lebaran 2025, Minta Pemerintah Gerak Cepat Stabilkan Pasar

Lonjakan Harga Sejumlah Komoditas

Selain daging sapi, beberapa bahan pangan lainnya juga mengalami kenaikan harga:

  • Cabai merah keriting: Rp41 ribu/kg
  • Cabai merah besar: Rp45 ribu/kg
  • Bawang merah: Rp32 ribu/kg
  • Gula pasir: Rp18 ribu/kg
  • Minyak goreng curah: Rp17 ribu/liter
  • Minyak goreng premium: Rp18 ribu/liter

Langkah Pemkot Payakumbuh Mengatasi Kenaikan Harga

Untuk meringankan beban masyarakat, Pemkot Payakumbuh telah menggelar Pasar Murah beberapa kali selama Ramadan.

"Pasar Murah ini bertujuan memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan pangan murah tanpa merugikan petani. Pangan yang kita jual langsung dibeli dari petani lokal," jelas Zulmaeta.

 Baca Juga: Dari Krisis 1998 ke 2025: BI Buktikan Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat dan Bandingkan Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Gejolak Pasar

Selain itu, pemantauan harga secara langsung di pasar dilakukan agar pemerintah dapat mengambil langkah cepat jika terjadi lonjakan drastis atau kelangkaan pangan.

"Dengan turun langsung, kita bisa menentukan arah kebijakan agar harga tetap stabil dan masyarakat tidak merasa terbebani, terutama menjelang Lebaran ini," pungkasnya.

Dengan berbagai langkah ini, diharapkan harga pangan di Payakumbuh dapat lebih terkendali sehingga masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan Lebaran tanpa kesulitan.

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X