INSIBERNEWS - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan para pemudik agar tidak beristirahat terlalu lama di rest area.
Hal ini penting untuk mencegah kepadatan yang bisa berdampak pada kelancaran lalu lintas di jalan tol.
Baca Juga: Myanmar-Thailand Minta Bantuan Kemanusiaan ke Komunitas Internasional Pascagempa Dahsyat
AHY menjelaskan bahwa setiap rest area memiliki kapasitas terbatas, baik dari segi luas area maupun fasilitas yang tersedia. Jika pemudik berlama-lama berhenti di satu lokasi, rest area bisa menjadi penuh sesak, dan ini berpotensi menimbulkan antrean panjang hingga ke jalur utama tol.
“Kami menghimbau jangan terlalu lama, karena kalau sudah menumpuk, dampaknya bisa sampai ke lajur utama dan akhirnya memperlambat perjalanan,” ujar AHY saat meninjau Jasamarga Tollroad Command Center di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/3/2025).
Baca Juga: Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia Siap Kejutkan Lawan di FIBA Asia Cup 2025
Fenomena penumpukan di rest area kerap terjadi di setiap musim mudik, terutama di titik-titik strategis yang menjadi tempat istirahat favorit pemudik. Tak jarang, antrean kendaraan yang menunggu masuk ke rest area justru menimbulkan kemacetan di jalan tol.
Oleh karena itu, pemerintah mendorong pemudik untuk lebih bijak dalam mengatur waktu istirahat, misalnya dengan memilih rest area yang lebih lengang atau memanfaatkan tempat istirahat alternatif di luar tol.
Baca Juga: Korban Tewas Gempa Bumi Dahsyat Di Myanmar Bertambah jadi 144 Orang, 730 Luka-luka
Selain itu, AHY juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh. Istirahat tetap diperlukan untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima, tetapi harus dilakukan dengan efisien.
“Istirahat secukupnya, jangan sampai justru membuat kemacetan. Kalau rest area penuh, bisa cari alternatif lain agar perjalanan tetap lancar,” tambahnya.
Baca Juga: Ciptakan Masa Depan yang Lebih Baik, Prabowo Resmi Sahkan Aturan Perlindungan Anak di Medsos
Dengan jumlah pemudik yang diperkirakan meningkat tahun ini, pengelola jalan tol dan pihak terkait telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengurai kepadatan.
Salah satunya dengan penerapan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan serta pengaturan arus keluar-masuk rest area. Semua pihak berharap agar mudik tahun ini tetap aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.
Artikel Terkait
Krisis Ganda Myanmar: Perang & Gempa 7,7 SR Hancurkan Mandalay, Warga Mengungsi Massal
Pemerintah Prabowo Gibran Luncurkan Kebijakan TUNAS: Platform Digital Wajib Lindungi Anak dari Konten Negatif
Harga Bawang Putih di Pasar Induk Kramat Jati Stabil di Kisaran Rp32.000-Rp40.000 per Kg Menjelang Idul Fitri
Rekayasa Lalin Sukses! Kapolri: Waktu Tempuh Jakarta-Jawa Tengah Cuma 5 Jam 12 Menit Arus Mudik Lebaran 2025
Menteri PPPA Apresiasi Fasilitas Mudik PT KAI yang Sediakan Buku Cerita Anak & Ruang Laktasi di Stasiun Pasar Senen-Gambirempuan dan Anak
Ciptakan Masa Depan yang Lebih Baik, Prabowo Resmi Sahkan Aturan Perlindungan Anak di Medsos
10 Manfaat Mengejutkan dari Minum Air Hangat Setiap Pagi
Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia Siap Kejutkan Lawan di FIBA Asia Cup 2025
Korban Tewas Gempa Bumi Dahsyat Di Myanmar Bertambah jadi 144 Orang, 730 Luka-luka
Myanmar-Thailand Minta Bantuan Kemanusiaan ke Komunitas Internasional Pascagempa Dahsyat