INSIBERNEWS - Kementerian Sosial dengan berbagai program yang akan dijalankan terkena dampak dari adanya efisiensi anggaran.
Menurut isu yang beredar, efisiensi anggaran juga berdampak pada Anggaran Komisi Nasional Disabillitas (KND).
Bahkan anggaran yang tersedia untuk KND hanya tersisa Rp500 juta saja.
Baca Juga: Masyarakat Sebagai Konsumen Bisa Gugat Pertamina dan Minta Ganti Rugi, Bagaimana Caranya?
Dilansir INsibernews dari situs Kemensos (3/3/2025), Mensos Gus Ipul meluruskan kabar simpang siur ini.
Gus Ipul menegaskan bahwa anggaran untuk KND bukan hanya tersisa Rp500 juta saja.
Tetapi masih ada Rp3 miliar lebih, dari yang bermula adalah Rp6 miliar sebelum dipangkas efisiensi.
Baca Juga: Diet Saat Puasa? Resep 5 Menu Sahur Rendah Kalori yang Bikin Kenyang!
“Jadi saya ingin sampaikan bahwa dati data yang kami terima, anggaran untuk KND itu Rp6 miliar lebih,” ujar Gus Ipul.
“Dan setelah ada efisiensi itu tersisa sekitar Rp3 miliar lebih. Jadi tidak benar seperti yang beredar itu bahwa tinggal Rp500 juta,” lanjutnya.
KND dibentuk untuk mengadvokasi hak-hak disabilitas di Indonesia.
Baca Juga: Kemendikdasmen Pastikan Jadwal Belajar dan Libur Sekolah Ramadan 2025 Tidak Berubah
KND bertujuan untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas mendapatkan perlakuan yang setara dan tidak diskriminatif.
Artikel Terkait
Prabowo Akan Danai 15 Mega Proyek dari Efisiensi dan Danantara, Tanpa Investasi Asing
Luhut Akan Ciptakan AI Karya Anak Bangsa yang Mirip DeepSeek untuk Efisiensi Anggaran Pemerintah
Meski Terdampak efisiensi, Mendiktisaintek Ungkap Tidak Ada Kenaikan UKT Mahasiswa!
Hasil Efisiensi Anggaran Senilai Rp300 Triliun Siap Dikelola Danantara, Prabowo: Kita Bertekad Menjadi Negara Maju
Danantara Masuk Top 8 SWF dengan Aset Terbesar di Dunia, Siap Kelola Hasil Efisiensi Anggaran Senilai Rp300 Triliun