INSIBERNEWS - Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional ingin anak bangsa bisa menciptakan kecerdasan buatan (AI).
Tidak tanggung-tanggung, Luhut ingin ada DeepSeek versi Indonesia.
Luhut percaya bahwa generasi muda Indonesia mampu menciptakan AI seperti DeepSeek.
Baca Juga: Tanggapi Dugaan Intimidasi Terhadap Sukatani, Fadli Zon: Kebebasan Pasti Ada Batasnya!
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @finfolkmoney (21/2/2025), pembuatan AI ini bertujuan untuk mendukung efisiensi negara.
Anak muda Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang AI.
Seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat, AI menawarkan berbagai potensi besar untuk meningkatkan efisiensi anggaran negara.
Baca Juga: 3 Kasus Tindak Pidana yang Dilakukan oleh Wali Kota Semarang hingga Ditahan KPK, Apa Saja?
Oleh karena itu, anak muda Indonesia diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan solusi berbasis AI.
Yang dapat mendukung pengelolaan keuangan negara lebih efektif dan efisien.
Penggunaan AI dalam sektor publik, terutama dalam pengelolaan anggaran negara.
Baca Juga: Megawati Perintahkan Kepala Daerah dari PDIP untuk Tunda Retret, Buntut dari Penahanan Hasto
Dapat membantu mengidentifikasi potensi pemborosan dan memastikan alokasi dana yang lebih tepat sasaran.
Misalnya, AI dapat menganalisis data transaksi secara real-time untuk mendeteksi pola pengeluaran yang tidak efisien atau tidak sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.
Artikel Terkait
Larang Seremonial Demi Efisiensi Negara, Prabowo Justru Adakan HUT Gerindra, Begini Pembelaan Partai!
Durasi Dipangkas Usai Terdampak Efisiensi Anggaran, Retret Kepala Daerah Tak Jadi Berlangsung Selama 14 Hari
Anggaran Pendidikan SMK dan Pelatihan Vokasi Terdampak Efisiensi, Dana Dipangkas Hingga Rp1 Triliun!
Dampak Efisiensi pada Pendidikan SMK dan Vokasi buat Pelatihan dan Sertifikasi Terancam Hilang, DPR: Mereka Perlu Pelatihan!
Prabowo Akan Danai 15 Mega Proyek dari Efisiensi dan Danantara, Tanpa Investasi Asing