INSIBERNEWS - Presiden Prabowo telah meluncurkan Danantara pada Senin (24/2/2025) di Istana Merdeka.
Setelah Danantara resmi diluncurkan maka akan segera dilakukan investasi gelombang pertama.
Di mana investasi yang dilakukan berasal dari deviden sejumlah BUMN yang disetorkan ke Danantara.
Baca Juga: Viral Aksi Seorang Pemuda Masukkan Uang ke Dalam Kantong Polisi Saat Aksi Demo
Dilansir INsibernews dari kanal YouTube Sekretariat Presiden (25/2/2025), Presiden Prabowo akan melakukan investasi pada kurang lebih 20 proyek strategis.
Dua di antara sekian banyak proyek strategis tersebut adalah nikel dan pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI).
Investasi pada nikel dan pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) kini menjadi dua sektor yang semakin menarik perhatian investor global.
Baca Juga: Ditujuk Presiden Prabowo, Inilah Profil 5 Petinggi Danantara dari Rosan Roeslani hingga Erick Thohir
Nikel, sebagai salah satu bahan baku utama dalam pembuatan baterai kendaraan listrik, memiliki prospek cerah seiring dengan berkembangnya industri mobil listrik.
Permintaan nikel diperkirakan akan meningkat pesat dalam beberapa tahun ke depan.
Seiring dengan pergeseran dunia menuju energi terbarukan dan elektrifikasi transportasi.
Oleh karena itu, banyak negara dan perusahaan mulai berinvestasi dalam eksplorasi dan pengolahan nikel untuk memanfaatkan peluang ini.
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Tegaskan Danantara Harus Bisa Diaudit Setiap Saat oleh Siapapun
Hasil Efisiensi Anggaran Senilai Rp300 Triliun Siap Dikelola Danantara, Prabowo: Kita Bertekad Menjadi Negara Maju
Danantara Diresmikan, Prabowo Tegaskan Perang Total Lawan Korupsi: Tanpa Pandang Bulu!
Tony Blair, Eks PM Inggris Jadi Dewan Pengawas Danantara, Rosan Roeslani: Salah Satunya Dia!
Heboh Tarik Dana untuk Danantara, Dony Oskaria Tegaskan Tidak Pakai Uang Rakyat!