Di sisi lain, pusat data untuk kecerdasan buatan (AI) juga mengalami lonjakan investasi yang signifikan.
AI membutuhkan infrastruktur komputasi yang kuat dan canggih, yang sebagian besar bergantung pada pusat data besar dengan kapasitas penyimpanan dan pemrosesan tinggi.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2025 Makin Hemat! Tiket Pesawat dan Tarif Tol Bakal Dapat Diskon
Pusat data ini memainkan peran penting dalam mendukung riset dan pengembangan AI.
Termasuk dalam bidang otomasi, analisis data besar, dan pembelajaran mesin.
Dengan semakin banyaknya aplikasi AI di berbagai sektor, pembangunan pusat data yang efisien dan berkelanjutan menjadi kebutuhan yang tak terelakkan.
Baca Juga: Hotel 101 Urban Glodok Terbakar, Petugas Kerahkan 100 Personel untuk Pemadaman
“Gelombang pertama investasi senilai 20 miliar dolar Amerika kurang lebih 20 proyek strategis bernilai miliaran dolar,” ucap Presiden Prabowo.
“Akan difokus pada hilirisasi nikel, bauksit, tembaga, pembangunan pusat data kecerdasan buatan, kilang minyak, pabrik metro kimia, produksi pangan dan protein, aquakultur, serta energi terbarukan,” lanjutnya.***
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Tegaskan Danantara Harus Bisa Diaudit Setiap Saat oleh Siapapun
Hasil Efisiensi Anggaran Senilai Rp300 Triliun Siap Dikelola Danantara, Prabowo: Kita Bertekad Menjadi Negara Maju
Danantara Diresmikan, Prabowo Tegaskan Perang Total Lawan Korupsi: Tanpa Pandang Bulu!
Tony Blair, Eks PM Inggris Jadi Dewan Pengawas Danantara, Rosan Roeslani: Salah Satunya Dia!
Heboh Tarik Dana untuk Danantara, Dony Oskaria Tegaskan Tidak Pakai Uang Rakyat!