Danantara akan bertugas untuk memilih investasi yang memberikan hasil optimal.
Yang pada gilirannya dapat memperkuat ketahanan fiskal negara dan meningkatkan return on investment untuk kepentingan masyarakat.
Baca Juga: Tanggapi Dugaan Intimidasi Terhadap Sukatani, Fadli Zon: Kebebasan Pasti Ada Batasnya!
Selain itu, kebijakan ini juga berpotensi mengurangi ketergantungan negara pada utang luar negeri.
Serta membuka peluang untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mempercepat transformasi digital di berbagai sektor.
Dalam jangka panjang, pengelolaan dividen oleh Danantara diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar bagi perekonomian Indonesia.
Baca Juga: Vietnam Terancam Gelombang PHK Besar Jika AS Berlakukan Tarif Impor
Kemudian juga mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @finfolkmoney (22/2/2025), berikut adalah dividen 7 BUMN yang akan dikelola oleh Danantara:
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk : Rp25,7 triliun
- PT Bank Mandiri Tbk : Rp17,1 triliun
- MIND ID : Rp11,2 triliun
- PT Pertamina : Rp9,3 triliun
- PT Telkom : Tbk : Rp 9,2 triliun
- PT BNI Tbk : Rp6,2 triliun
- PT PLN : Rp3 triliun.***
Artikel Terkait
Akan Segera Diluncurkan oleh Prabowo, Transparansi Danantara Dipertanyakan, Kenapa?
Loh? ICW Ungkap KPK dan BPK Tidak Memiliki Wewenang Lakukan Audit Danantara, Buka Peluang Korupsi?
Meski Tuai Kritik, Kemunculan Danantara Miliki Sejumlah Dampak Positif, Apa Saja?
Apa Saja Dampak Negatif dari Munculnya Badan Pengelola Investasi Danantara? Yuk Simak
Prabowo Akan Danai 15 Mega Proyek dari Efisiensi dan Danantara, Tanpa Investasi Asing