Oleh karena itu, perusahaan mendorong pengguna untuk tetap berhati-hati dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di platform mereka.
Selain meluncurkan fitur baru ini, Meta juga berencana meningkatkan edukasi digital melalui kampanye global bertajuk “Think Before You Share”.
Kampanye ini bertujuan untuk mengajarkan pengguna agar lebih kritis terhadap tautan, pesan, dan permintaan berbagi data pribadi dari orang yang tidak dikenal.
Dengan maraknya modus penipuan digital yang semakin canggih, langkah Meta ini menjadi sinyal bahwa perang melawan kejahatan siber tak hanya bergantung pada sistem keamanan aplikasi, tetapi juga pada kesadaran pengguna. Kombinasi keduanya diharapkan dapat menciptakan ruang digital yang lebih aman dan terlindungi bagi semua orang. ***