-
Nasi Liwet – Nasi yang dimasak dengan santan, daun salam, dan sereh, sering disajikan dengan ikan asin dan tahu tempe.
-
Lalapan dan Sambal – Pelengkap khas yang selalu ada dalam hidangan Sunda.
-
Ikan Bakar atau Pepes Ikan – Menambah cita rasa khas dalam acara makan bersama.
-
Aneka Gorengan – Seperti bala-bala (bakwan), tahu isi, dan tempe goreng.
-
Sayur Asem atau Sayur Lodeh – Sebagai hidangan pendamping yang menambah kelezatan makan bersama.
Popularitas Cucurak di Era Modern
Baca Juga: Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas hingga Rp200 M, Ketua MBG Ungkap Dampaknya
Seiring berkembangnya zaman, tradisi cucurak semakin populer dan diadopsi oleh banyak masyarakat di luar Sunda.
Bahkan, di beberapa perusahaan dan instansi, acara cucurak dijadikan sebagai agenda tahunan untuk mempererat hubungan antar karyawan.
Selain itu, media sosial juga turut andil dalam memperkenalkan tradisi ini.
Banyak orang yang mengunggah momen cucurak mereka dengan berbagai konsep unik, seperti cucurak piknik, cucurak di kafe, hingga cucurak virtual bagi mereka yang berjauhan.
Kesimpulan
Cucurak bukan sekadar makan bersama, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam kehidupan sosial masyarakat Sunda. Tradisi ini mengajarkan pentingnya kebersamaan, rasa syukur, dan persiapan batin sebelum memasuki bulan Ramadan. Dengan semakin populernya cucurak, semoga nilai-nilai kebersamaan dan budaya luhur ini terus lestari di tengah modernisasi zaman.(**)
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Adakan Glamping untuk Kepala Daerah dengan Anggaran Rp10 M di Tengah Efisiensi
Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas hingga Rp200 M, Ketua MBG Ungkap Dampaknya
Berdedikasi Tinggi hingga Lepas Gelar Kerajaan, Kate Middleton Pilih Jadi Pembantu di Sekolah Dasar
Catat Prestasi Baru! BRI Masuk Dalam Jajaran Perusahaan Elite di Asia-Pasifik 2025 versi Majalah TIME
7 Desain Dapur Minimalis 3x3 yang Elegan dan Fungsional, Cocok untuk Rumah Kecil!