Viral! Skandal Chat Mesum Dosen Farmasi, UMY Langsung Nonaktifkan Terduga Pelaku dan Gelar Investigasi

Photo Author
- Senin, 13 Juli 2026 | 07:38 WIB
Kasus dugaan pelecehan seksual di UMY oleh oknum dosen Prodi Farmasi. (Instagram/umyogya)
Kasus dugaan pelecehan seksual di UMY oleh oknum dosen Prodi Farmasi. (Instagram/umyogya)

INSIBERNEWS - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan mencuatnya dugaan kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus. Kali ini, sorotan publik tertuju pada Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) setelah beredarnya tangkapan layar berisi pesan tidak pantas yang diduga dikirimkan oleh seorang oknum dosen Program Studi Farmasi kepada sejumlah mahasiswinya.

Menyikapi kegaduhan tersebut, pihak rektorat tidak tinggal diam dan langsung mengambil langkah tegas.

Dosen yang bersangkutan kini telah dibebastugaskan untuk sementara waktu dari seluruh kegiatan akademik maupun nonakademik, setidaknya hingga proses pemeriksaan tuntas dan keputusan final diterbitkan oleh pihak universitas.

Baca Juga: Sempat Bantah Keterkaitan Blackout Sumatera, Febrie Adriansyah Kini Resmi Jadi Tersangka

Selain menindak terduga pelaku, institusi pendidikan ini juga sangat memprioritaskan pemulihan mental dan keamanan para pelapor. UMY menjamin kerahasiaan identitas penyintas serta memastikan seluruh proses penyelesaian kasus ini berjalan bersih tanpa adanya unsur intimidasi dari pihak mana pun.

"UMY menyampaikan keprihatinan yang mendalam serta memberikan dukungan, perlindungan, dan pendampingan psikologis kepada para korban maupun pihak-pihak yang telah menyampaikan informasi," ungkap Rektor UMY, Achmad Nurmandi, saat memberikan keterangan resminya kepada awak media pada Minggu (12/7/2026).

Guna mengusut skandal ini secara mendalam dan transparan, pihak kampus telah menerjunkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).

Sejak hari Sabtu (11/7/2026), tim khusus ini bersama jajaran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) bergerak cepat memanggil pihak-pihak terkait guna mengumpulkan fakta dan bukti objektif di lapangan.

Baca Juga: Rumah Febrie Adriansyah Sepi Usai Mundur dan Jadi Tersangka, Tak Ada Lagi Penjagaan TNI

"Tim juga akan menelaah kemungkinan adanya kasus lain yang berkaitan, serupa, atau belum sempat dilaporkan agar tidak ada informasi maupun persoalan yang terabaikan," tegas Achmad yang memastikan lembaganya tidak akan menoleransi segala bentuk tindak kekerasan seksual di lingkungan akademik.

Sebagai informasi, borok skandal ini pertama kali meledak usai sebuah akun Threads @wajdi_azim membongkar isi obrolan tak senonoh sang dosen.

Dalam jejak digital tersebut, terlihat oknum dosen berulang kali mengirim pesan bernada pelecehan verbal, mulai dari mengeluh gerah dan ingin melepas baju, hingga menyisipkan emoji cium, sebuah perilaku manipulatif yang rupanya diakui oleh sejumlah alumni sudah menjadi rahasia umum sejak lama.***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X