INSIBERNEWS – Dengan slogan ‘Buka 24 Jam Hari Kiamat Buka Setengah Hari’, warung ini semakin meraih tempat di hati konsumen, bahkan mampu bersaing dengan minimarket modern. Mengapa bisa ? Ini rahasia sukses usaha kelontong ‘Madura’ yang selalu buka 24 jam.
Sejumlah pengusaha warung kelontong asal Pulau Madura, Jawa Timur di Jakarta dan kota-kota sekitarnya dikenal sukses. Mereka sudah mempunyai rumah mewah di kampung halamannya, berkat hasil kerja keras merantau dan mengadu nasib di ibu kota.
Bagaimana rahasia kerja keras pemilik warung kelontong Madura, yuk, ikuti rahasianya :
1. Mental Wirausaha
Banyak pemilik warung kelontong asal Madura merintis usahanya dari nol. Memulai dan membesarkan warung kelontong sampai sukses pasti butuh kesabaran untuk menjalani tantangan yang dihadapi. Setiap usaha butuh proses.
Terkait warung kelontong, kadang banyak pengunjung, kadang pula sepi. Usaha orang padahal toko buka sejak pagi hari. Kesabaran ini akan teruji dengan waktu. Selain itu, merintis usaha kelontong juga membutuhkan ketekunan. Tekun melayani pelanggan, mengamati produk yang potensial laku, merapikan stok barang, dan mencatat hasil penjualan.
Kesabaran membuat kita bertahan menghadapi dinamika bisnis, sedangkan ketekunan membuat kita mampu mengembangkan bisnis lebih baik lagi. Kedua sikap mental ini harus dimiliki pengusaha warung kelontong.
2. Menjaga Kepercayaan Pelanggan
Pernahkah Anda kecewa saat belanja di warung tetapi produk yang dibeli ternyata sudah kadaluwarsa dan kemasarannya rusak? Hal tersebut tentu membuat Anda kapok belanja di warung tersebut.
Salah satu kunci sukses warung kelontong asal Madura adalah menjaga kepuasan pelanggan. Kekecewaan pelanggan akan merusak reputasi usaha. Sekali kecewa, pelangggan akan pindah ke warung lain.
Apalagi, warung kelontong bisa dengan mudah ditemukan di setiap sudut jalan. Data yang dikutip dari ukmindonesia.id, sekitar 60 persen pembeli warung kelontong adalah pelanggan tetap yang kebanyakan warga sekitar, sedangkan 40 persen sisanya adalah pelanggan tidak tetap.
3. Barang Lengkap dan Memenuhi Kebutuhan Pelanggan
Kelengkapan produk yang dijual di warung kelontong adalah salah satu faktor untuk berbelanja. Bayangkan jika warung kelontong tak bisa menyediakan kebutuhan pelanggan? Jika diperhatikan, warung kelontong asal Madura menyediakan produk yang cukup lengkap untuk kebutuhan sehari-hari mulai dari makanan ringan, mi instan, minuman kemasan, sabun mandi, deterjen, hingga bumbu dapur.
Cobalah untuk mencari tahu produk-produk yang paling banyak dicari pelanggan. Memperhatikan kebiasaan pelanggan dalam membeli itu penting untuk mengetahui produk-produk yang cenderung laku dijual. Jika produk makin cepat habis, perputaran uang makin cepat dan omzet makin meningkat.
Artikel Terkait
Ditinggal Wamil! Lim Ji Yeon Terus Terang Bersyukur Menjadi Kekasih Lee Do Hyun
Terungkap! KPK Temukan 3 Modus Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa, Apa Saja?
Apa itu istilah Lucky Vicky? Mindset Positif Ala Jang WonYoung IVE
Pelaku Penganiayaan Anak di Daycare Depok Sering Bagikan Tips Parenting, Netizen Sindir : Ngomongnya Kaya Malaikat
Wujud Sinergitas TNI- Polri, Polres Purwakarta Hadiri Undangan Kunker Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Rudi Puruwito
Selamat! Syahrini Melahirkan Anak Pertama, Bertepatan Dengan Hari Ulang Tahunnya Yang Ke 44 Tahun
Kisah Konflik 70 Tahun Korut dan Korsel, Mencair di Olimpiade Paris 2024 Saat Atlet Kedua Negara Lakukan Foto Selfie
Kode Keras! Ibunda Syifa Hadju Unggah Foto Anaknya dengan El Rumi Pakai Lagu Cinta Terakhir
Ramai Sekarang, Ternyata Syifa Hadju dan El Rumi Sudah Pacaran sejak 15 Juli Lalu, Saat Syifa Ulang Tahun
Gratis! Obyek Wisata D'Castello Berikan Promo Menarik, Khusus Bernama Agus Tanpa Beli Tiket