Wajib Tahu! Ini 3 Fase Demam Berdarah, Waspada Jika Masuk Fase Kritis

Photo Author
Novia R., Insibernews
- Sabtu, 13 Juli 2024 | 11:05 WIB
Ilustrasi fase demam berdarah (Istimewa)
Ilustrasi fase demam berdarah (Istimewa)

INSIBERNEWSDemam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi virus yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini biasanya terjadi di daerah beriklim tropis dan subtropis.

Demam berdarah biasanya ditandai dengan demam tinggi mencapai 40 derajat celsius disertai dengan gejala lain seperti sakit kepala, nyeri tubuh, mual, dan ruam.

Biasanya kondisi ini membaik dalam waktu 1 sampai 2 minggu. Namun beberapa orang dapat mengalami demam berdarah parah dan memerlukan perawatan di rumah sakit.

Baca Juga: Kenali 5 Jenis Love Language, Kamu Termasuk Yang Mana?

Demam berdarah parah terjadi ketika pembuluh darah rusak dan bocor sehinga jumlah sel pembentuk gumpalan (trombosit) dalam aliran darah turun.

Sekitar 1 dari 20 orang yang sakit demam berdarah bisa berpotensi mengalami demam berdarah parah. Gejala demam berdarah parah di antaranya adalah sakit perut, nyeri tekan, muntah-muntah, pendarahan dari hidung atau gusi, muntah darah atau darah di tinja, merasa lelah, gelisah atau mudah tersinggung.

Terdapat 3 fase penyakit demam berdarah, mulai fase demam, fase kritis, dan fase penyembuhan. Berikut penjelasannya.

Fase Demam Berdarah

Baca Juga: Doa Ketika Becermin Menurut Agama Islam, Singkat dan Mudah Dihafal!

Fase demam

Tahapan pertama demam berdarah dimulai dengan fase demam (febrile phase). Demam biasanya berlangsung 2 sampai 7 hari dan dapat bersifat bifasik.

Tanda-tanda peringatan akan perkembangan menjadi demam berdarah yang parah biasanya terjadi pada fase demam akhir, yaitu sekitar waktu penurunan suhu tubuh.

Gejalanya berupa muntah, nyeri perut, penumpukan cairan, pendarahan mukosa, kelesuan/kegelisahan, hipotensi postural, pembesaran hati, dan hemokonsentrasi.

Fase kritis

Fase kritis demam berdarah dimulai saat demam turun dan biasanya berlangsung 24 sampai 48 jam.

Halaman:

Editor: Novia R.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X