5 Alasan Kucing Menjadi Kesayangan Rasulullah, Mengapa Tidak Dijanjikan Allah Masuk Surga ?

Photo Author
Abd. Rachman, Insibernews
- Senin, 10 Juni 2024 | 00:23 WIB
Kucing hewan kesayangan nabi Muhammad, tetapi tidak dijanjikan allah masuk surga (Istimewa)
Kucing hewan kesayangan nabi Muhammad, tetapi tidak dijanjikan allah masuk surga (Istimewa)

INSIBERNEWS - Semasa hidupnya, Rasulullah SAW diketahui memiliki seekor kucing jenis ras anggora yang diberi nama Muezza. Kucing kesayangan Rasul itu selalu menemani Rasul dalam banyak kegiatannya.

Bahkan, diceritakan bahwa suatu hari, Rasul pernah hendak mengambil jubah yang sedang ditiduri Muezza.

Namun, karena tidak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Rasul lalu memotong belahan lengan jubahnya agar Muezza tidak terbangun.

Sikap Rasul terhadap Muezza menjadi bukti bahwa Rasul sangat mencintai hewan peliharaannya.

Berikut alasan kucing menjadi hewan kesayangan Rasulullah SAW.Yuk, disimak sebagai sebuah pengetahuan !

1. Hewan yang selalu memanjatkan doa

Salah satu hal dari Muezza yang disukai Rasul ialah sifat Muezza. Muezza suka mengeong tiap kali mendengar suara azan.

Bahkan, suara kucingnya itu terdengar seperti mengikuti lantunan azan yang sedang dikumandangkan, seakan-akan memahami panggilan salat.

Bahkan, layaknya hewan lain yang selalu memanjatkan doa, kucing akan mendoakan pemiliknya karena kebaikan yang telah dilakukan mulai dari memberi makan dan merawatnya.

Ini merupakan keistimewaan dari memiliki kucing di rumah.

2 Salah satu hewan yang suci dari najis

Kucing juga merupakan salah satu hewan yang suci dari najis. Bahkan, Rasul pernah bersabda di dalam HR Malik bahwa badan, keringat, bekas sisa makanan, dan air liur kucing itu suci.

Bahkan, air liurnya itu bersifat menyucikan atau membersihkan.Hal ini bisa dibuktikan bahwa kucing kerap menjilat bagian tubuhnya.

Itu menjadi momen kucing membersihkan badannya dari kotor. Bukan hanya dirinya sendiri, kucing juga membantu menjilati badan kucing lain yang disayanginya, seperti contohnya anaknya.

Halaman:

Editor: Abd. Rachman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X