Mengapa Anak Sering Rebutan Mainan? Ini Jawaban Psikolog Anak

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 29 Mei 2025 | 19:45 WIB
Rebutan Mainan? Ternyata Bukan Sekadar Mainannya yang Dicari Anak!   (Foto: GOLFX/Shutterstock)
Rebutan Mainan? Ternyata Bukan Sekadar Mainannya yang Dicari Anak! (Foto: GOLFX/Shutterstock)

INSIBERNEWS – Pertengkaran karena rebutan mainan di antara anak-anak mungkin terdengar sepele, tapi sebenarnya menyimpan banyak pelajaran penting dalam proses tumbuh kembang mereka.

Meski masing-masing anak sudah dibelikan mainan yang sama, konflik tetap bisa terjadi. Kok bisa? Jawabannya tidak selalu karena mereka menginginkan benda itu sendiri.

 Baca Juga: Durasi Tidur Ideal Anak dan Fungsi Tidur Siang vs Malam: Penting untuk Tumbuh Kembang

Psikolog anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengungkapkan bahwa dalam banyak kasus, yang sebenarnya dicari anak bukanlah mainannya, melainkan interaksi dan perhatian.

Anak usia balita masih belajar bagaimana cara bersosialisasi dan mengungkapkan keinginannya.

Ketika bingung bagaimana memulai interaksi, mereka sering kali memilih cara yang paling mudah dan spontan—yakni dengan “mengganggu” atau merebut milik orang lain.

 Baca Juga: Melamun pada Anak Bukan Tanda Malas, Justru Bisa Jadi Bibit Kreativitas dan Empati

Rebutan mainan juga bisa jadi bentuk anak mencari perhatian, baik dari saudara maupun orang tua.

Dalam dunia anak-anak, bahkan tindakan negatif bisa menjadi strategi untuk menarik respons orang dewasa di sekitarnya.

Hal ini penting disadari oleh orang tua agar bisa menangani konflik ini bukan dengan marah, tetapi dengan membimbing anak memahami perasaan dan kebutuhan mereka sendiri serta orang lain.

 Baca Juga: Waspadai Gejala Awal Neurofibromatosis Tipe 1 pada Anak: Kenali Sebelum Terlambat

Tips bijak dari Vera antara lain: bantu anak mengenali emosinya, ajarkan cara meminta mainan dengan sopan, dan dorong mereka untuk menyelesaikan masalah secara mandiri.

Momen seperti ini bisa menjadi kesempatan emas untuk menanamkan nilai empati, kerja sama, dan kemampuan menyelesaikan konflik sejak dini.

Jadi, jika anak Anda bertengkar karena mainan, jangan langsung panik atau marah.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X