Netflix Usut Dugaan Kekerasan Pada Kru Drakor 'When Life Gives You Tangerines'

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 29 Mei 2025 | 19:17 WIB
Drakor When Life Give You Tangerines (Foto : Dok/Netflix)
Drakor When Life Give You Tangerines (Foto : Dok/Netflix)

INSIBERNEWS - Netflix tengah menghadapi sorotan tajam menyusul dugaan perlakuan tidak manusiawi dari kru produksi drama Korea When Life Gives You Tangerines, yang dibintangi oleh dua nama besar, IU dan Park Bo Gum.

Platform streaming asal Amerika Serikat itu mengonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki laporan yang beredar terkait kondisi kerja para staf tambahan dan pemeran figuran selama proses syuting berlangsung.

Baca Juga: Siap-siap! BLACKPINK Bakal Konser di GBK Jakarta Setelah 2 Tahun, Begini 3 Cara Beli Tiketnya

“Kami terus berupaya menciptakan lingkungan produksi yang aman dan sehat bersama mitra kami di Korea,” ujar perwakilan Netflix kepada media Korea News1, Rabu (28/5).

Netflix menyatakan pihaknya saat ini sedang melakukan verifikasi fakta dan akan meninjau seluruh laporan dengan seksama. Tujuannya agar kasus serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang, serta memastikan perlindungan terhadap semua pihak yang terlibat dalam produksi.

Baca Juga: Lisa Mariana Gugat Ridwan Kamil soal Hak Identitas Anak, Sidang Perdana Digelar di PN Bandung

Isu ini mencuat setelah seorang pengguna X (dulu Twitter) membagikan pengalamannya saat terlibat di proyek tersebut. Ia mengaku menyaksikan langsung tindakan arogan salah satu kru yang tertangkap menyemprotkan cat permanen ke sebuah bus properti, lalu malah membela diri saat ditegur.

“Katanya, ‘kan bisa dihapus pakai thinner’,” tulis netizen tersebut.

Baca Juga: Tuntut Ganti Rugi Rp100 Miliar, Nikita Mirzani Buka Suara Soal Kasus Dugaan Pemerasan Review Skincare

Tak hanya itu, ia menyebut perlakuan semacam itu bukan insiden tunggal. Banyak kru yang dinilai bersikap kasar dan tidak profesional terhadap staf tambahan. Mulai dari tidak membayar uang lembur, hingga memperlakukan mereka seperti pekerja tanpa hak. Beberapa netizen lain turut membenarkan kondisi yang dibeberkan, bahkan menyebut suasana kerja layaknya “perbudakan”.

Baca Juga: Kabar Duka, Aktor Senior Choi Jung-woo dari Drakor Populer 'Doctor Stranger' Meninggal Dunia

Seorang staf teknis mengungkap ia awalnya datang sebagai montir, tapi justru disuruh menjadi sopir karena kekurangan tenaga.

“Dan tetap enggak dibayar. Malah kena omelan,” curhatnya.

Ia juga mempertanyakan ke mana perginya dana produksi yang kabarnya mencapai 60 miliar Won, karena fasilitas dan gaji kru dinilai sangat minim.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X