INSIBERNEWS - Bulan Ramadhan adalah momen istimewa bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa. Namun, bagi ibu menyusui, muncul pertanyaan: bolehkah tetap berpuasa tanpa membahayakan kesehatan diri sendiri dan bayi? Secara hukum Islam, ibu menyusui memang diberikan keringanan untuk tidak berpuasa jika dikhawatirkan akan berdampak buruk pada kesehatan.
Namun, keputusan untuk berpuasa atau tidak tetap perlu mempertimbangkan kondisi masing-masing ibu dan bayinya.
Baca Juga: Bukan Ceker! Ternyata Inilah Bagian Ayam yang Paling Banyak Bakterinya
Secara medis, puasa tidak selalu berdampak negatif bagi ibu menyusui, terutama jika ibu dalam kondisi sehat dan memiliki asupan gizi yang cukup sebelum berpuasa.
Tubuh akan tetap memproduksi ASI, tetapi kandungan nutrisinya bisa berubah tergantung pada pola makan ibu.
Oleh karena itu, jika ingin tetap berpuasa, penting untuk mengatur pola makan sahur dan berbuka dengan makanan bergizi, kaya protein, lemak sehat, serta cairan yang cukup agar produksi ASI tetap optimal.
Baca Juga: Kenali 5 Tanda Ayam Mentah yang Sudah Disuntik, Jangan Sampai Tertipu!
Namun, ada beberapa tanda yang harus diperhatikan jika ibu menyusui merasa tidak kuat menjalani puasa.
Jika mengalami dehidrasi, tubuh terasa lemas, pusing, atau produksi ASI menurun drastis sehingga bayi rewel dan tidak cukup mendapatkan asupan, sebaiknya ibu mempertimbangkan untuk membatalkan puasa. Kesehatan ibu dan bayi tetap menjadi prioritas utama dalam menjalankan ibadah.
Baca Juga: SPBU Shell Diserbu, Antrean Panjang Jadi Pemandangan Baru Usai Isu BBM Oplosan
Jika ragu, ibu menyusui juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui apakah kondisinya memungkinkan untuk berpuasa.
Selain itu, Islam memberikan keringanan bagi ibu menyusui dengan opsi mengganti puasa di lain waktu atau membayar fidyah jika memang tidak mampu berpuasa. Dengan begitu, ibu tetap bisa menjalankan kewajiban agama tanpa mengorbankan kesehatan.
Baca Juga: Ruang Keluarga Minimalis Open Space ala Rumah Youtuber, Solusi Nyaman untuk Lebaran 2025
Kesimpulannya, ibu menyusui boleh berpuasa selama tubuhnya mampu dan produksi ASI tetap mencukupi untuk bayi. Namun, jika puasa menyebabkan gangguan kesehatan atau menurunkan kualitas ASI, ada baiknya mengambil keringanan yang telah diberikan dalam Islam.
Artikel Terkait
Ruang Keluarga Minimalis Open Space ala Rumah Youtuber, Solusi Nyaman untuk Lebaran 2025
DIY Dekorasi Lebaran 2025 untuk Ruang Keluarga ala Rumah Youtuber, Simpel, Murah, dan Estetik!
5 Tips Melatih Anak untuk Mulai Menjalankan Puasa pada Bulan Ramadan
Rekomendasi Warna Cat Rumah Minimalis 2025, Ciptakan Suasana Lebaran yang Elegan
Saingi Flagship! Honor GT Pro Hadir dengan Snapdragon 8 dan Layar 1.5K
Sini Merapat! Resep Nugget Ayam Gurih untuk Sahur, Menu Satset Tinggal Goreng Saja
Realme C65, HP 2 Jutaan Terbaik 2025 dengan Fitur Canggih dan Performa Handal!
Smartphone Tahan Banting 2025! Spesifikasi Realme C75x, Keunggulan, dan Performa Gahar Helio G81
Kenali 5 Tanda Ayam Mentah yang Sudah Disuntik, Jangan Sampai Tertipu!
Bukan Ceker! Ternyata Inilah Bagian Ayam yang Paling Banyak Bakterinya