Kyoto Hampir Dibom Atom: Fakta Sejarah yang Terlupakan

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Rabu, 9 Juli 2025 | 08:30 WIB
Kyoto: A Comprehensive Guide to Japan's Ancient Capital (Boutique Japan)
Kyoto: A Comprehensive Guide to Japan's Ancient Capital (Boutique Japan)

INSIBERNEWS – Tidak banyak yang tahu bahwa Kyoto, kota budaya paling bersejarah di Jepang, nyaris menjadi sasaran bom atom Amerika Serikat pada Perang Dunia II.

Di balik selamatnya Kyoto, tersimpan kisah diplomasi, penghargaan terhadap warisan budaya, dan keputusan yang mengubah sejarah Jepang selamanya.

Bagaimana kota yang jadi jantung spiritual Jepang itu lolos dari kehancuran total? 

Kota Budaya yang Hampir Musnah

Kota yang pernah menjadi ibu kota kekaisaran Jepang selama lebih dari seribu tahun, bukan sekedar tempat wisata atau pusat budaya.

Pada masa Perang Dunia II, Kyoto juga dianggap sebagai lokasi dengan nilai strategis, baik dari segi industry maupun moral.

Oleh karena itu, pada tahun 1945, komite Penargetan Bom Amerika memasukan Kyoto dalam daftar target utama penggunaan bom atom pertama di dunia.

Selain Kyoto, nama-nama seperti Hiroshima, Kokura, Nagasaki, dan Niigata juga tercantum.

 Baca Juga: Fakta Mengejutkan tentang Kekaisaran Persia yang Jarang Diketahui  

Alasan Kyoto Jadi Target

Beberapa alasan yang sangat kuat Kyoto untuk dijadikan target bom atom adalah karena Populasi nya yang padat, yaitu sekitar 1 juta jiwa pada saat itu, Basis industri dan logistic yang penting, serta Nilai simbolis sebagai pusat intelektual dan spiritual Jepang.

Amerika berharap bahwa dengan menjatuhkan bom atom di kota besar seperti Kyoto, semangat juang rakyat Jepang akan runtuh, sehingga mempercepat akhir perang.

Namun, Henry L. Stimson, Menteri Perang Amerika Serikat saat itu, memiliki pandangan yang berbeda.

Ia pernah mengunjungi Kyoto dan sangat menghargai nilai budaya, Sejarah, dan keindahan arsitektur kota tersebut. Bagi Stimson, membom Kyoto bukan hanya Tindakan militer, tapi juga kejahatan budaya.

Stimson berkali-kali melobi Presiden Harry S. Truman dan pejabat militer lainnya agar Kyoto dicoret dari daftar target.

Upayanya akhirnya berhasil. Kyoto pun digantikan oleh kota lain, yaitu Nagasaki.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X