Dari Spanyol ke Media Sosial, Tradisi Makan 12 Anggur di Bawah Meja Kembali Ramai Saat Tahun Baru

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Rabu, 31 Desember 2025 | 13:31 WIB
Tradisi dan mitos makan anggur saat malam tahun baru. (Freepik/stockking)
Tradisi dan mitos makan anggur saat malam tahun baru. (Freepik/stockking)

INSIBERNEWS - Pergantian tahun kerap dimaknai sebagai momentum membuka lembaran baru. Di berbagai belahan dunia, masyarakat memiliki cara unik untuk menyambut tahun yang akan datang, mulai dari doa, ritual sederhana, hingga tradisi yang sarat makna simbolis.

Dalam beberapa tahun terakhir, salah satu tradisi yang kembali mencuri perhatian publik adalah makan 12 buah anggur di bawah meja saat malam tahun baru.

Tradisi ini ramai diperbincangkan dan viral di media sosial, terutama karena diyakini membawa keberuntungan, termasuk dalam urusan cinta dan jodoh.

Baca Juga: Mulai 1 Januari 2026, Pupuk Subsidi Siap Mengalir ke Petani dan Pembudidaya I

Banyak orang meyakini ritual ini sebagai bentuk harapan agar kehidupan di tahun mendatang berjalan lebih baik. Anggur yang dimakan satu per satu dianggap mewakili doa dan harapan selama 12 bulan ke depan, mulai dari kesehatan, rezeki, hingga hubungan asmara.

Mengutip berbagai sumber internasional, tradisi ini dikenal dengan sebutan Las doce uvas de la suerte atau 12 anggur keberuntungan. Asalnya dari Spanyol, tepatnya Madrid, dan telah dilakukan sejak akhir abad ke-19 sebagai bagian dari perayaan malam pergantian tahun.

Dalam kepercayaan masyarakat setempat, anggur melambangkan kelimpahan dan berkah. Sementara itu, posisi di bawah meja diyakini sebagai simbol perlindungan dan kerendahan hati saat seseorang memanjatkan harapan kepada alam semesta.

Baca Juga: Lebih dari 10 Juta Wajib Pajak Aktif di Coretax, DJP Dorong Percepatan Migrasi Digital

Aturan tradisionalnya cukup sederhana namun menantang. Setiap kali lonceng jam berdentang menandai datangnya tahun baru, seseorang harus memakan satu buah anggur. Jika berhasil menghabiskan seluruh 12 anggur dalam waktu satu menit, maka keberuntungan diyakini akan menyertai sepanjang tahun.

Namun, seiring waktu, banyak orang mulai memodifikasi aturan tersebut. Risiko tersedak akibat makan anggur dalam waktu singkat menjadi perhatian, sehingga sebagian memilih menikmati anggur dengan lebih santai sambil tetap memusatkan pikiran pada doa dan harapan.

Baca Juga: MRT Jakarta Perpanjang Jam Operasi Sambut Malam Tahun Baru 2026

Tradisi ini awalnya muncul karena melimpahnya hasil panen anggur di Spanyol pada masa itu. Untuk menghindari pemborosan, masyarakat memanfaatkan anggur sebagai bagian dari perayaan tahun baru, yang kemudian berkembang menjadi simbol keberuntungan.

Kini, tradisi makan 12 anggur di bawah meja tak hanya dikenal di Spanyol, tetapi juga menyebar ke Amerika Latin dan berbagai negara lain. Berkat media sosial, ritual ini kembali populer dan menjadi bagian dari perayaan tahun baru generasi muda yang gemar mencoba hal-hal unik penuh makna.***

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X