Ungkap Telah Selamatkan Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran, Donald Trump: Saya Malah Dihujani Kebencian

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 28 Juni 2025 | 19:02 WIB
Ungkap Telah Selamatkan Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran, Donald Trump: Saya Malah Dihujani Kebencian (Instagram @realdonaldtrump)
Ungkap Telah Selamatkan Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran, Donald Trump: Saya Malah Dihujani Kebencian (Instagram @realdonaldtrump)

INSIBERNEWS - Terkait konflik yang terjadi di Iran, baru-baru ini Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah menyelamatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dari kematian.

Hal itu diungkapkan Trump usai AS menengahi gencatan senjata antara Iran-Israel.

Sebelumnya, Khamenei menyinggung kemenangan Iran atas Israel setelah gencatan senjata tercapai. Khamenei bersumpah tak akan tunduk pada tekanan AS.

Baca Juga: Usai Lepas Hijab, Kini Olla Ramlan Akui Punya Pacar Brondong!

Pada Sabtu, 28 Juni 2025, melalui unggahan akun pribadinya di media sosial, Truth Social pada, Trump tampak geram karena Khamenei dinilai tak tahu arti 'bersyukur'.

"Saya tahu tepatnya di mana dia (Khamenei) berlindung, dan saya tak mengizinkan Israel atau angkatan bersenjata AS, yang sejauh ini terkuat di dunia, menghabisi nyawanya," ujar Trump.

Menurut Trump, pernyataan Khamenei tentang kemenangan Iran atas perang melawan Israel tidak tepat. Sebab Trump menyebut tentara AS atau Israel bisa saja membunuh Khamenei.

Baca Juga: Berupaya Perkuat Inklusi Keuangan di Indonesia, AgenBRILink Berhasil Jangkau 67 Ribu Desa

"Saya menyelamatkan dia dari kematian buruk dan memalukan, dan dia tidak perlu mengatakan terima kasih Presiden Trump," terangnya.

Selanjutnya Trump mengatakan, dirinya tengah berupaya menghapus sanksi terhadap Iran. Namun, alih-alih menerima pujian aksinya itu malah berujung cacian dan ujaran kebencian dari sebagian publik internasional.

"Saya malah sebaliknya dihujani pernyataan kemarahan, kebencian, rasa jijik dan upaya segera mencabut sanksi dan lain-lain," keluhnya.***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X