INSIBERNEWS — Situasi di Timur Tengah sempat memanas hebat setelah ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat memuncak dalam serangkaian serangan militer.
Namun, di balik serangkaian aksi militer yang terjadi selama hampir dua pekan itu, muncul fakta mengejutkan dari seorang mantan penasihat senior Departemen Pertahanan AS.
Baca Juga: DBD Merebak di Garut, Sudah 7 Nyawa Melayang dan Ratusan Kasus Terus Bertambah
Kolonel (Purnawirawan) Douglas Macgregor, dalam pernyataannya di platform X, mengungkapkan bahwa Amerika Serikat sebenarnya telah memberi peringatan kepada Iran sebelum meluncurkan serangan ke fasilitas nuklir mereka.
Baca Juga: Lewat Rapat Daring Malam Hari, Prabowo Rumuskan Arah Baru Ketahanan Nasional
“Amerika Serikat memperingatkan Iran dua jam sebelum serangan ke fasilitas nuklir mereka dilancarkan,” tulis Macgregor, menegaskan bahwa serangan itu bukan dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan.
Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, dengan puncaknya pada malam 13 Juni. Israel meluncurkan operasi militer ke wilayah Iran, menuding Teheran diam-diam menjalankan program pengembangan senjata nuklir.
Target dari serangan tersebut tidak main-main: fasilitas nuklir, markas militer, hingga ilmuwan dan jenderal penting Iran menjadi sasaran.
Baca Juga: Belum Usai Haji 2025, Arab Saudi Sudah Tancap Gas Siapkan Musim Haji 2026
Teheran membantah keras tuduhan itu dan segera membalas dengan meluncurkan serangan ke wilayah Israel. Perang balasan antar dua negara itu berlangsung selama 12 hari dan sempat membuat negara-negara di kawasan gelisah akan potensi konflik yang lebih luas.
Baca Juga: Jabatan Dubes Kosong di Negara Penting, Menlu Sugiono Akui Kecolongan dan Janjikan Perbaikan Cepat
Di tengah konflik tersebut, Amerika Serikat turut melibatkan diri dengan meluncurkan satu kali serangan ke fasilitas nuklir Iran pada malam 22 Juni. Meski hanya satu serangan, keterlibatan ini menambah kompleksitas dan ketegangan geopolitik di kawasan.
Iran pun tak tinggal diam. Sehari setelah serangan AS, pada 23 Juni malam, Iran menembakkan rudal ke arah Pangkalan Udara Al Udeid milik AS di Qatar.
Artikel Terkait
Lurah Pinjam Uang ke PPSU, Gubernur Pramono Anung Langsung Ambil Tindakan Tegas
Masuk Musim Kemarau, Tapi Udara Semakin Sejuk? Simak Alasannya Berikut Ini!
Tragis! Lansia Tewas Terjebak Api, Kebakaran Hanguskan Rumah di Ciracas
ANTAM Bersama IBC Wujudkan Ekosistem Industri EV Terintegrasi bersama CBL
Pajero Rem Mendadak, Truk Hantam dari Belakang di Tol Kebon Bawang
Semakin Praktis, Melalui Fitur Loan On App di Super App BRImo Nasabah Kini Bisa Cairkan Limit Kartu Kredit ke Rekening Tabungan!
Jabatan Dubes Kosong di Negara Penting, Menlu Sugiono Akui Kecolongan dan Janjikan Perbaikan Cepat
Belum Usai Haji 2025, Arab Saudi Sudah Tancap Gas Siapkan Musim Haji 2026
Lewat Rapat Daring Malam Hari, Prabowo Rumuskan Arah Baru Ketahanan Nasional
DBD Merebak di Garut, Sudah 7 Nyawa Melayang dan Ratusan Kasus Terus Bertambah