Dalam catatan sejarah, Cyrus memang dikenal membangun benteng dan dinding pertahanan di berbagai wilayah perbatasan, termasuk struktur dinding di sekitar Derbent (Kaukasus), yang oleh sebagian dianggap sebagai lokasi tembok tersebut.
-
Gelar “Dzulqarnain” yang Bermakna Dua Tanduk
“Dzulqarnain” secara harfiah berarti “pemilik dua tanduk”. Banyak lukisan kuno dan ukiran tentang Cyrus (terutama dalam budaya Babilonia) menggambarkannya mengenakan mahkota bertanduk dua.
Bahkan silinder Babilonia yang menggambarkan Cyrus juga menunjukkan simbol ini, yang dianggap mewakili kekuasaan di dua wilayah utama: timur dan barat.
-
Sikap Humanis dan Religius
Dzulqarnain dalam Al-Qur’an digambarkan sebagai sosok yang beriman dan takut kepada Tuhan.
Cyrus dikenal sangat menghargai kepercayaan dan agama berbagai suku bangsa. Ia membebaskan orang Yahudi dari penawanan Babilonia dan membiayai pembangunan kembali Kuil di Yerusalem.
Ini menunjukkan pendekatan spiritual dan toleransi yang luar biasa untuk zamannya.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Punya Kecerdasan Naturalis, Si Pencinta Alam Sejati
-
Dikenang sebagai Pemimpin Besar oleh Banyak Bangsa
Nama Cyrus tidak hanya harum di Persia. Ia dihormati oleh bangsa Yunani, Babilonia, Yahudi, dan bangsa-bangsa Timur lainnya.
Makamnya di Pasargadae bahkan masih berdiri dan dijaga hingga sekarang. Dzulqarnain pun dalam Al-Qur’an disebut sebagai pemimpin universal, dihormati oleh berbagai suku dan wilayah.
-
Didukung oleh Sejarawan Muslim Klasik dan Modern
Beberapa ulama dan sejarawan Muslim klasik seperti Al-Tabari dan Al-Mas’udi menyebutkan kemungkinan bahwa Dzulqarnain bukanlah Alexander, melainkan tokoh dari timur.
Penelitian modern, termasuk dari sejarawan seperti Maulana Abul Kalam Azad (India) dan Muhammad Asad, juga menyimpulkan bahwa Cyrus Agung adalah kandidat paling kuat sebagai sosok Dzulqarnain yang sebenarnya.
Baca Juga: Kecerdasan Terganggu? Ini Alasan Mengapa Terlalu Sering Ikut Gosip dan Terobsesi dengan Selebritis Bisa Membuat Otak Menjadi Lemah!
Kesimpulan:
Berdasarkan ciri-ciri historis, karakter moral, dan bukti arkeologis, banyak sejarawan dan ulama menyimpulkan bahwa sosok Dzulqarnain dalam Al-Qur’an lebih tepat disematkan kepada Cyrus Agung, bukan Alexander Agung.
Dari keadilannya, penjelajahan ke timur dan barat, hingga pembangunan tembok pelindung, semua selaras dengan kisah Dzulqarnain.
Artikel Terkait
Visa Furoda 2025 Dihentikan Arab Saudi, BP Haji: Jangan Tertipu Biro Nakal!
199 Ribu Jemaah RI Tiba di Tanah Suci Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah Menuju Arafah
Ikut Program Tanazul, Jemaah Haji Tak Wajib Bayar Dam Meski Tak Mabit di Mina
Jangan Lupa Ibadah Wajib Demi Haji yang Sah dan Mabrur! Ini Pesan Penting Menag untuk Jemaah Indonesia
Jangan Sampai Salah! Berikut Tips Memilih Kambing Kurban Sesuai Syariat Jelang Idul Adha 2025
Awas! Ini Hukumnya Menjual Daging Qurban, Simak Penjelasan Lengkapnya
Tips Mudah Bedakan Daging Sapi dan Kambing Saat Iduladha, Biar Nggak Ketukar!
Sambut Berkah 1 Muharam 1447 H: Kiswah Ka’bah Baru Bernilai Miliaran, Penuh Makna Iman
Makna Filosofi dan Sejarah Malam Satu Suro Menurut Tradisi Jawa
Jangan Sembarangan! Ini Larangan yang Tidak Boleh Dilakukan saat Malam Satu Suro Menurut Tradisi Jawa