INSIBERNEWS – Toyota Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus sejalan dengan visi global Toyota Motor Corporation (TMC) dalam mewujudkan dua misi besar: Mobility for All atau mobilitas untuk semua, dan Carbon Neutrality atau netralitas karbon.
Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Ueda, menyampaikan hal tersebut di sela-sela gelaran Japan Mobility Show 2025 di Tokyo Big Sight, Jepang, Rabu, 30 Oktober 2025.
Ia mengatakan, Toyota Indonesia berupaya mengimplementasikan strategi global TMC dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi pasar domestik.
Baca Juga: Bikin Resah Industri Tekstil, Publik Soroti Kinerja Bea Cukai dan Dugaan Suap Impor Pakaian Bekas
Menurut Ueda, strategi yang diusung Toyota bertajuk Multi-Pathway Approach atau pendekatan aneka jalur, menjadi fondasi penting dalam menghadirkan solusi mobilitas yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.
Pendekatan ini menekankan bahwa tidak ada satu solusi tunggal dalam transisi menuju mobilitas berkelanjutan, melainkan berbagai jalur yang disesuaikan dengan karakteristik setiap negara.
“Japan Mobility Show 2025 menjadi ajang bagi Toyota untuk menunjukkan inovasi yang benar-benar berangkat dari kebutuhan pelanggan dan visi masa depan yang lebih hijau,” ujar Ueda.
Baca Juga: Direktur Mecimapro Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Dana Konser TWICE di Jakarta
Ia menjelaskan, strategi Multi-Pathway Approach yang diterapkan Toyota berlandaskan tiga prinsip utama: Best in Town, Customer Comes First, dan Start by Doing. Ketiga prinsip ini, kata dia, juga diterapkan secara konsisten oleh Toyota di Indonesia.
Prinsip Best in Town menegaskan tekad Toyota untuk memahami dan beradaptasi dengan kebutuhan unik di tiap wilayah, termasuk mempertimbangkan tujuan nasional, ketahanan rantai pasok, serta keberlanjutan ekonomi lokal.
Sementara Customer Comes First menekankan pentingnya mendengarkan suara pelanggan agar setiap produk dan layanan yang dihadirkan benar-benar memberi manfaat nyata.
“Toyota ingin selalu menjadi merek yang memahami kebutuhan masyarakat di setiap lapisan, baik di kota besar maupun daerah,” tambah Ueda.
Adapun Start by Doing menggambarkan semangat Toyota untuk bergerak cepat dalam berinovasi dan beradaptasi, alih-alih hanya berfokus pada perencanaan jangka panjang.
Artikel Terkait
MotoGP Mandalika 2025 Siap Panaskan Lombok, Jadwal dan Harga Tiket Bikin Penasaran
Marc Marquez Kembali Apes di Mandalika, Terjatuh Usai Disenggol Bezzecchi dan Diduga Alami Cedera Bahu
BMW Tarik 15 Ribu Mobil di Australia, Ada Risiko Korsleting hingga Kebakaran Mesin
Penjualan Mobil di Indonesia Naik Tipis pada September 2025, Tapi Masih Lesu Dibanding Tahun Lalu
Penjualan Mobil di Indonesia Naik Tipis September 2025, Innova Pimpin Mobil Paling Laris!
Fabio Quartararo Rebut Pole Position di MotoGP Australia, Alex Marquez Alami Kecelakaan Dramatis
Mobil Listrik Kian Digemari, Produksi dan Penjualan NEV China Melejit di 2025
Max Verstappen Dominasi GP Amerika Serikat 2025, Kukuhkan Diri Sebagai Raja Austin
BYD Siapkan Dolphin 2026, Mobil Listrik Kompak yang Siap Jadi Penantang Baru di Pasar Global
Yamaha Pamerkan Motor Listrik Sport Proto BEV di Japan Mobility Show 2025