INSIBERNEWS - Kinerja sigap ditunjukkan oleh jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus pembunuhan tragis yang disertai pemerkosaan terhadap seorang wanita berinisial SNA (21).
Kurang dari 24 jam usai jasad korban ditemukan terbujur kaku di sebuah kontrakan di wilayah Kecamatan Benda, Kota Tangerang pada Selasa (11/8/2026), polisi sukses membekuk pelaku yang diketahui berinisial KF. Penangkapan kilat ini menjadi titik terang bagi penyidik untuk segera mengurai misteri dari rentetan peristiwa keji tersebut.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, membenarkan bahwa tersangka telah diamankan dan kini tengah menjalani serangkaian pemeriksaan maraton.
Langkah kepolisian ini diambil guna membedah motif di balik tindakan kejam yang dilakukan pelaku terhadap korban yang rencananya akan segera menikah tersebut.
"Saat ini kami masih melakukan pengembangan serta mendalami motif yang dilakukan pelaku terhadap korban," ujar AKBP Abdul Rahim saat dimintai keterangan di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, turut mengonfirmasi keberhasilan timnya dalam meringkus KF. Ia memastikan pelaku telah digiring menuju markas Subdit Jatanras untuk proses interogasi secara mendalam guna mengumpulkan fakta-fakta baru di lapangan.
"Penyidik masih mendalami motif, kronologi lengkap, serta rangkaian peristiwa dalam perkara tersebut," tutur Budi, seraya menambahkan bahwa perkembangan lanjutan akan segera dibeberkan ke publik usai pemeriksaan rampung.
Baca Juga: Brigadir Imansyah Dipatsus Propam Polda Sumut Usai Winda Lorenza Gowasa Meninggal, Ini Alasannya
Peristiwa nahas ini bermula ketika warga kawasan Jurumudi Baru, Benda, digegerkan oleh penemuan jasad SNA pada Selasa pagi. Korban yang diketahui menetap di hunian sewa itu bersama calon suaminya (seorang pekerja perusahaan ekspedisi) ditemukan dalam kondisi mengenaskan akibat luka fatal yang bersarang di area vital tubuhnya.
"Korban ditemukan meninggal dunia tadi pagi dengan luka di bagian leher," terang Kapolsek Benda, AKP Sriyono, menjelaskan kondisi tragis wanita asal Menes, Pandeglang itu.
Merespons temuan warga, aparat kepolisian langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam proses penyisiran yang cermat di lapangan, polisi bahkan harus menerjunkan unit anjing pelacak (K-9) guna mengendus arah pelarian serta mencari barang bukti yang mungkin disembunyikan oleh pelaku di sekitar area lingkungan kontrakan korban.
Berdasarkan hasil sterilisasi dan identifikasi di dalam kamar korban, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting yang diyakini menyimpan jejak tindak pidana KF. Penemuan luka fisik pada tubuh SNA serta barang-barang tersebut semakin memantapkan dugaan penyidik bahwa wanita muda itu murni menjadi korban pembunuhan yang dieksekusi secara sadis.
Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kejahatan ini demi memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban yang ditinggalkan.
"Hasil olah TKP sementara, diduga korban dibunuh, nanti disampaikan setelah penyelidikan. Dari lokasi kejadian perkara terdapat barang bukti disita seperti sarung bantal, seprai, dan baju," pungkas AKP Sriyono memastikan pengamanan alat bukti.***
Artikel Terkait
Tragis! Kapal MV Tihamah Diserang Rudal Houthi, 1 WNI Dikabarkan Tewas
Brigadir Imansyah Dipatsus Propam Polda Sumut Usai Winda Lorenza Gowasa Meninggal, Ini Alasannya
Kesal Jadi Korban Bully di Kantor, Pegawai Diskominfo Kukar Nekat Bakar Ruang Rapat
Harga Minyak Dunia Melonjak 6 persen, Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz
Siap-Siap! Pesta Rakyat HUT RI ke-81 Bakal Guncang Monas, Banjir Hiburan hingga Makanan Gratis