Tesla Kalah Saing di China, BYD dan Xiaomi Jadi Favorit Baru Penggemar Mobil Listrik

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 29 Mei 2025 | 20:18 WIB
Elon Musk - Pemilik Tesla  (Foto : LogoMyWay)
Elon Musk - Pemilik Tesla (Foto : LogoMyWay)

INSIBERNEWS - Tesla mulai kehilangan posisi unggulnya di pasar kendaraan listrik (EV) China. Menurut survei terbaru dari UBS, minat konsumen terhadap Tesla semakin menurun, sementara produsen lokal seperti BYD dan Xiaomi terus meroket popularitasnya.

Jika dulu Tesla menjadi pilihan utama, kini hanya sekitar 14 persen konsumen Xiaomi yang masih memilih Tesla sebagai merek EV favorit mereka. Angka ini menurun dari 18 persen pada tahun lalu dan jauh turun dari puncak 30 persen di 2020.

Baca Juga: Viral Anak Main Keluar dari Sunroof Saat Mobil Jalan: Ahli Sebut Ini Bukan Gaya-Gayaan Tapi Nyawa Taruhannya!

Situasi ini mencerminkan pergeseran tren di pasar EV China, di mana konsumen mulai lebih mengutamakan kombinasi teknologi canggih, variasi produk yang lebih beragam, serta harga yang lebih ramah di kantong.

BYD dan Xiaomi mengambil keuntungan dari pendekatan inovatif dan strategi harga yang agresif, sehingga semakin menarik perhatian konsumen lokal yang mulai melirik merek dalam negeri.

Baca Juga: Industri Motor Listrik Lesu Lagi, Pelaku Desak Pemerintah Segera Keluarkan Subsidi Baru

Kondisi serupa juga terlihat secara global. Minat konsumen terhadap Tesla menurun di berbagai wilayah. Di Amerika Serikat, misalnya, dukungan terhadap Tesla turun dari 38 persen menjadi 29 persen.

Di Eropa, hanya sekitar 15 persen konsumen yang menjadikan Tesla sebagai pilihan utama mereka, dengan Audi dan BMW malah lebih banyak dipilih.

Alasan penurunan minat pun beragam, mulai dari persepsi teknologi Tesla yang mulai kalah saing di China, citra kontroversial Elon Musk yang mempengaruhi reputasi perusahaan di Eropa, hingga harga dan variasi produk Tesla yang dianggap kurang terjangkau di pasar Amerika.

Baca Juga: Honda Tambah Jaringan Diler Mobil Bekas Bersertifikasi, Kini Hadir di Jakarta Selatan

Xiaomi, yang sebelumnya dikenal sebagai pemain teknologi konsumen, kini mulai serius dan membuahkan hasil di ranah otomotif. Produk terbarunya, model SU7, terjual sebanyak 26.223 unit hanya dalam satu bulan April, mengalahkan penjualan Tesla Model 3 di periode yang sama.

Selain itu, Xiaomi baru saja meluncurkan SUV YU7 yang menawarkan fitur bantuan berkendara dan layar besar, dengan harga yang lebih kompetitif dibanding Tesla Model Y.

Baca Juga: Elon Musk Tegaskan Masih Betah Pimpin Tesla: Kalau Saya Meninggal, Baru Mundur

Sementara itu, BYD masih memegang posisi sebagai produsen EV terbesar di China dan terus memperluas pasar internasionalnya. Pada April lalu, BYD bahkan mencatatkan penjualan yang melampaui Tesla di Eropa untuk pertama kalinya.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X