INSIBERNEWS - Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transisi ke energi bersih, salah satunya dengan menargetkan 9 juta unit kendaraan listrik beroperasi di Indonesia pada tahun 2030.
Optimisme ini disampaikan langsung oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita yang menilai pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia mengalami lonjakan positif dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Penjualan Tesla Turun Drastis di Belanda, Cerminan Tantangan Global
Agus menilai ekosistem kendaraan listrik semakin matang. Masyarakat mulai memahami manfaat menggunakan mobil listrik—mulai dari efisiensi biaya bahan bakar, perawatan yang lebih sederhana, hingga kontribusinya dalam menekan emisi karbon.
Selain itu, masuknya berbagai merek otomotif yang menawarkan kendaraan listrik dengan harga dan fitur yang semakin kompetitif juga menjadi faktor pendorongnya.
Baca Juga: Harga BBM Turun, Pertamina Tambah Promo dan Cashback di MyPertamina!
“Kita harus pastikan produk otomotif kita bisa bersaing, tidak hanya di dalam negeri tapi juga di pasar global,” kata Agus Gumiwang dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (8/5/2025).
“Kualitas produk dan strategi pemasarannya harus benar-benar diperhitungkan,” tambahnya.
Baca Juga: BYD Kuasai Pasar Mobil Listrik Indonesia, Raup Separuh Penjualan Nasional di Kuartal Pertama 2025
Tren penjualan mobil listrik tahun ini menjadi bukti nyata bahwa pasar mulai bergeser. Selama kuartal pertama 2025, tercatat sebanyak 16.535 unit mobil listrik terjual di Indonesia.
Angka ini bahkan melampaui penjualan mobil hybrid, yang selama ini dianggap sebagai jembatan menuju kendaraan ramah lingkungan sepenuhnya.
Baca Juga: Trump Longgarkan Tarif Suku Cadang Mobil, Industri Otomotif Tarik Napas Lega
Seiring meningkatnya penjualan, pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai kebijakan lanjutan untuk memperkuat industri kendaraan listrik, mulai dari insentif pajak, pengembangan pabrik baterai, hingga penambahan infrastruktur stasiun pengisian daya di berbagai daerah.
Semua itu dirancang agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsen utama kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.
Artikel Terkait
Nilai Tukar Rupiah Naik-Turun, Honda Tetap Gaspol Jaga Harga dan Gairahkan Pasar
Tips Merawat Ban Motor Agar Tidak Gampang Kempes
Kapal Pengangkut Mobil Terbesar Dunia Milik BYD Mulai Pelayaran Perdana, Bawa 7.000 EV ke Brasil
Huawei Rilis Charger EV 1,5 MW, Bisa Isi Truk Listrik Hanya 15 Menit!
LG Gandeng MediaTek Hadirkan Infotainment Mobil Super Canggih Berbasis Chip Tunggal
Tesla Siapkan Model Y Versi Tiga Baris Khusus Pasar China, Produksi Dimulai Usai Libur Mei
Trump Longgarkan Tarif Suku Cadang Mobil, Industri Otomotif Tarik Napas Lega
BYD Kuasai Pasar Mobil Listrik Indonesia, Raup Separuh Penjualan Nasional di Kuartal Pertama 2025
Harga BBM Turun, Pertamina Tambah Promo dan Cashback di MyPertamina!
Penjualan Tesla Turun Drastis di Belanda, Cerminan Tantangan Global