Setelah ditangkap, pelaku diminta untuk menunjukkan tempat lain di mana ia membuat bagian tubuh korban yang lain.
Dirreskrimun Polda Jatim Kombes Pol Farman menyampaikan bahwa kini pelaku masih dalam proses penyidikan.
Baca Juga: Berbeda dengan Indonesia, Pejabat Swedia Tak Dapat Mobil Dinas dan Fasilitas Mewah
“Kini masih dalam proses penyidikan, tersangka juga diminta untuk menunjukkan lokasi lain yang dijadikan pembuangan organ korban,” ungkap Kombes Pol Farman.
Namun pihak Ditreskrimun Polda Jawa Timur belum mengungkapkan modus pelaku melakukan pembunuhan dan mutilasi.
“Pada waktunya akan dirilis, sekarang masih dikembangkan,” ujar Kombes Pol Farman.***