Nantinya Airlangga Hartarto akan digantikan oleh sosok yang lebih dekat dengan penguasa.
Airlangga Hartarto sendiri mengungkapkan alasannya mengundurkan diri dari Ketua Umum Golkar adalah agar Partai Golkar tetap utuh.
Baca Juga: Pilkada Jakarta 2024 Tak Jadi Lawan Kotak Kosong, Istana Siapkan Lawan Boneka?
Selain itu ada juga tujuan agar terciptanya stabilitas pada saat transisi pemerintahan nantinya.
Diketahui bersama bahwa masa jabatan Presiden Joko Widodo akan segera berakhir yaitu pada Oktober 2024.
“Saya Airlangga Hartarto, setelah mempertimbangkan dan untuk menjaga keutuhan Partai Golkar dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan yang akan terjadi dalam waktu dekat,” kata Airlangga Hartarto.
Baca Juga: Waspada! BMKG Sebut Potensi Gempa Megathrust di Indonesia, Tinggal Menunggu Waktu
“Maka dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim serta atas petunjuk Tuhan Yang Maha Besar maka dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar,” lanjutnya.***