Airlangga menyebut langkah ini sebagai bentuk dorongan terhadap konsumsi masyarakat agar perputaran ekonomi tetap terjaga menjelang tutup tahun.
“Kita ingin masyarakat bisa menikmati liburan dengan biaya yang lebih terjangkau, sekaligus membantu sektor transportasi dan pariwisata yang sedang kita dorong pemulihannya,” ujarnya.
Kebijakan potongan tarif dan diskon transportasi ini disambut positif oleh masyarakat. Banyak yang berharap program tersebut benar-benar terealisasi seperti tahun lalu, di mana tarif tol dan tiket angkutan umum mendapat potongan hingga 20 persen.
Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan agar bisa merencanakan perjalanan libur dengan lebih baik.***