INSIBERNEWS — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) didirikan atas prinsip pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan kerja sama antarnegara.
Karena itu, misi utama APEC untuk memfasilitasi perdagangan bebas harus berdasarkan keadilan dan kesetaraan.
“Peran dan misi utama APEC adalah memfasilitasi perdagangan bebas, investasi, serta kerja sama multilateral berdasarkan rasa kebersamaan di seluruh kawasan kita,” ujar Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10) waktu setempat.
Baca Juga: Ternak di Serang Terpapar Radiasi Cesium-137 Bakal Dimusnahkan, Pemkab Janji Ganti Rugi Warga
“Keyakinan ini harus tetap kita jaga. Kita tidak boleh membiarkan perpecahan merusak stabilitas yang selama ini menopang pertumbuhan kita,” tegasnya.
Presiden pun mengatakan kini saat yang tepat untuk memperbarui komitmen negara-negara yang tergabung dalam APEC terhadap kerja sama ekonomi multilateral yang terbuka, adil, dan inklusif.
“Indonesia berkomitmen terhadap sistem perdagangan multilateral yang berbasis aturan, dengan WTO (Organisasi Perdagangan Dunia) sebagai intinya, demi memastikan setiap pihak dapat bersaing secara setara,” ucap Prabowo.
Baca Juga: Cuaca Jabodetabek 1 November 2025: Cerah Berawan, Waspadai Hujan Ringan di Sore Hari
Prabowo melanjutkan, pertumbuhan yang tidak inklusif adalah pertumbuhan yang memecah belah. Perpecahan menimbulkan ketidakstabilan, sehingga menciptakan situasi tindak kondusif bagi perdamaian dan kemakmuran.
“Karena itu, inklusivitas harus menjadi pedoman kita. Keberlanjutan juga harus senantiasa menjadi kompas utama bagi masa depan dunia yang aman. APEC harus memastikan bahwa manfaat perdagangan dan investasi dapat dirasakan oleh semua pihak, agar tidak ada satu pun ekonomi yang tertinggal,” katanya.
Pada kesempatan itu, Prabowo memamerkan program nasional yang dieksekusi pemerintahannya untuk menciptakan ekonomi inklusif. Di antaranya lewat pemberdayaan UMKM dan pendirian Koperasi Desa Merah Putih di seluruh pelosok.
Baca Juga: Apple Catat Rekor Pendapatan USD416 Miliar, Tim Cook Sebut 2025 Jadi Tahun Emas Perusahaan
“Di Indonesia, kami memberdayakan UMKM, membangun ribuan koperasi, dan memberi kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki peran lebih besar dalam perekonomian,” tuturnya.
Artikel Terkait
Apple Catat Rekor Pendapatan USD416 Miliar, Tim Cook Sebut 2025 Jadi Tahun Emas Perusahaan
KPK Intensif Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh, Sejumlah Pihak Sudah Dimintai Keterangan
Polemik Bupati Pati Sudewo: DPRD Tolak Permintaan Pemakzulan, Pilih Beri Ruang Perbaikan Kinerja
Lowongan Ekstrem di China, Driver Pemberi Makan Harimau Bergaji Rp116 Juta Per Bulan
Berhasil Jadi Penggerak Ekonomi Warga Sekitar, Pemberdayaan BRI Dorong Usaha Kue Kering 'Bakulis' Naik Kelas