INSIBERNEWS - China tengah membuka lowongan kerja yang tergolong unik dan ekstrem dengan gaji tinggi, mencapai sekitar Rp116 juta per bulan. Posisi yang ditawarkan adalah pengemudi yang sekaligus bertugas memberi makan satwa liar di Kebun Binatang Margasatwa Hutan Bambu Loan Xuyen, Provinsi Henan.
Tugas utama pekerja adalah mengemudikan kendaraan khusus menuju area satwa liar dan membantu memberi makan harimau, singa, serta beruang dengan peralatan khusus yang aman namun efektif. Pekerjaan ini menuntut keberanian tinggi karena bersinggungan langsung dengan predator besar.
Baca Juga: Polemik Bupati Pati Sudewo: DPRD Tolak Permintaan Pemakzulan, Pilih Beri Ruang Perbaikan Kinerja
Selain memberi makan, pengemudi juga bertanggung jawab menangkap hewan hidup untuk dijadikan pakan. Dalam satu hari, mereka bisa menangkap hingga 200 bebek hidup sebagai persediaan makanan bagi satwa di kebun binatang tersebut.
Lebih dari 2.000 orang telah melamar pekerjaan ini meskipun dikenal sebagai salah satu pekerjaan paling berbahaya di China. Tingginya minat menunjukkan daya tarik gaji yang menggiurkan sekaligus sensasi bekerja dekat dengan hewan buas.
Pihak kebun binatang menekankan bahwa pelamar harus memiliki pengalaman mengemudi minimal lima tahun. Selain itu, calon pekerja harus siap menghadapi risiko tinggi yang datang dari interaksi langsung dengan hewan liar yang tidak bisa diprediksi.
Manajemen kebun binatang menyatakan, selain pengalaman mengemudi, pekerja juga akan dibekali pelatihan khusus untuk menangani situasi darurat dan teknik memberi makan hewan dengan aman. Prosedur ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan serius.
Baca Juga: Ternak di Serang Terpapar Radiasi Cesium-137 Bakal Dimusnahkan, Pemkab Janji Ganti Rugi Warga
“Pekerjaan ini ekstrem, tapi dilengkapi protokol keselamatan ketat. Gaji tinggi dan pengalaman yang didapat membuat posisi ini menarik bagi mereka yang berani,” kata juru bicara kebun binatang.
Pekerjaan ini tidak hanya menuntut keberanian, tetapi juga kesabaran dan ketelitian. Pemberian makanan harus tepat waktu dan sesuai standar, karena satwa liar membutuhkan nutrisi seimbang agar tetap sehat dan terjaga perilaku alaminya.
Baca Juga: Apple Catat Rekor Pendapatan USD416 Miliar, Tim Cook Sebut 2025 Jadi Tahun Emas Perusahaan
Meski berisiko tinggi, pekerjaan ini menjadi peluang langka bagi mereka yang ingin merasakan pengalaman unik sekaligus mendapatkan penghasilan besar. Kebun binatang Hutan Bambu Loan Xuyen berharap, tenaga profesional yang tepat bisa menjaga kesejahteraan satwa sekaligus keselamatan pekerja.***
Artikel Terkait
Prabowo dan PM Selandia Baru Sepakat Perluas Kerja Sama Pendidikan, Kesehatan, dan Pertanian
Menaker Dorong Kampus Siapkan SDM Hijau Hadapi Transisi Energi Masa Depan
Apple Catat Rekor Pendapatan USD416 Miliar, Tim Cook Sebut 2025 Jadi Tahun Emas Perusahaan
Garuda Turunkan Harga Tiket hingga 14 Persen, Pemerintah Pastikan Perjalanan Nataru Tetap Terjangkau
Cuaca Jabodetabek 1 November 2025: Cerah Berawan, Waspadai Hujan Ringan di Sore Hari
Sambut Bulan November 2025, Apakah Ada Tanggal Merah selain Hari Minggu?
BLACKPINK Mendarat di Jakarta! Persiapan Konser ‘DEADLINE’ Siap Panaskan Akhir Pekan di GBK
Ternak di Serang Terpapar Radiasi Cesium-137 Bakal Dimusnahkan, Pemkab Janji Ganti Rugi Warga
KPK Intensif Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh, Sejumlah Pihak Sudah Dimintai Keterangan
Polemik Bupati Pati Sudewo: DPRD Tolak Permintaan Pemakzulan, Pilih Beri Ruang Perbaikan Kinerja