Dengan menunjukkan sikap terbuka terhadap China, pemerintahan Trump dinilai ingin menampilkan citra stabil dan fokus pada pemulihan ekonomi domestik.
Baca Juga: Momen Prabowo Gandeng Sultan Brunei Turuni Tangga usai Insiden Jatuh di KTT ASEAN Curi Perhatian
Sementara itu, pemerintah China menyambut positif langkah tersebut. Dalam pernyataan singkat yang disampaikan Kementerian Perdagangan China, Beijing menilai keputusan Washington sebagai “langkah menuju stabilitas dan kerja sama ekonomi yang lebih seimbang”.
Pertemuan Trump dan Xi di Korea Selatan nanti diharapkan menjadi titik balik baru dalam hubungan dagang AS–China yang selama beberapa tahun terakhir diwarnai ketegangan dan kebijakan proteksionis.
Dunia kini menantikan apakah kedua raksasa ekonomi ini akhirnya bisa menurunkan tensi dan membuka babak baru kerja sama yang lebih saling menguntungkan. ***