KPK juga mengisyaratkan bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus ini, mengingat aliran dana yang terdeteksi cukup kompleks.
“Kami masih mendalami siapa saja pihak yang turut serta membantu atau mengetahui proses ini,” ujar penyidik KPK.
Baca Juga: Padahal Nggak Bikin Basah Kuyup, Ini Alasan Catur Diakui Sebagai Cabang Olahraga Resmi
Kasus ini menjadi pukulan telak bagi warga Kolaka Timur, terlebih proyek RSUD tersebut diharapkan bisa meningkatkan layanan kesehatan di daerah yang selama ini minim fasilitas medis.
Warga pun bereaksi kecewa, merasa hak mereka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan layak telah dirampas oleh kepentingan pribadi segelintir oknum.
Kini, kelima tersangka sudah ditahan untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari ke depan. KPK memastikan proses hukum akan berjalan transparan, sekaligus menjadi peringatan keras bagi pejabat dan pihak swasta agar tidak bermain-main dengan proyek vital yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Skandal ini bukan hanya soal uang, tapi juga soal kepercayaan publik yang telah dikhianati.