Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Rafael Grossi terkait isi surat tersebut. Namun tekanan Iran terhadap IAEA ini menunjukkan bahwa konflik yang terjadi bukan hanya di medan tempur, tapi juga merembet ke meja diplomasi dan ranah hukum internasional.
Dunia kini menanti apakah lembaga pengawas nuklir itu akan mengambil posisi netral atau ikut bersikap dalam eskalasi yang kian rumit ini.
Baca Juga: Dugaan Gratifikasi di MPR RI, KPK Tetapkan Tersangka tapi Masih Rahasiakan Identitas