INSIBERNEWS - Pemerintah Iran mengecam keras serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat terhadap fasilitas militer di wilayahnya. Serangan tersebut dinilai bukan hanya tindakan agresi sepihak, tetapi juga bentuk pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
Dalam upaya menindaklanjuti insiden itu, Iran resmi melayangkan protes diplomatik kepada Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan mendesak lembaga tersebut untuk mengambil sikap tegas terhadap AS.
Baca Juga: Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS, Dunia Waspada Krisis Energi
Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami, mengirimkan surat langsung kepada Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi.
Dalam surat tersebut, Eslami menyampaikan kekesalan karena IAEA dianggap lamban dan enggan menanggapi insiden yang sangat berdampak terhadap keamanan regional dan internasional.
Ia juga menyinggung sikap lembaga itu yang menurutnya cenderung pasif ketika anggota PBB melakukan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian non-proliferasi.
Baca Juga: Korut Murka Usai Serangan AS ke Iran: Sebut Langgar Piagam PBB dan Ganggu Perdamaian Dunia
"Surat ini menyatakan protes atas pelanggaran berat terhadap hukum dan regulasi internasional, khususnya Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir," tulis Eslami, seperti dikutip Aljazeera pada Minggu (22/6/2025).
Baca Juga: Serangan DDoS Terbesar Sepanjang Sejarah: 37,4 Terabyte dalam 45 Detik, Dunia Siber Dibikin Panik
Lebih lanjut, Eslami menegaskan bahwa Iran tengah mempertimbangkan langkah hukum melalui jalur internasional untuk menuntut pertanggungjawaban atas tindakan militer AS yang dinilai mencederai kedaulatan negara.
Ia juga mendesak IAEA untuk tidak hanya menjadi pengawas teknis, tetapi turut menyuarakan keadilan ketika hukum internasional dilanggar secara terang-terangan oleh kekuatan besar dunia.
Baca Juga: Waspada! Judi Online Bikin Anak Kecanduan Parah, Dampaknya Setara Narkoba
Iran memandang serangan tersebut tidak hanya merusak fasilitas penting, tetapi juga menciptakan ketegangan baru dalam hubungan internasional, khususnya terkait isu nuklir.
Dalam konteks geopolitik, langkah militer AS ini bisa memperkeruh upaya diplomasi nuklir yang selama ini berjalan dengan tensi tinggi, namun masih dalam jalur negosiasi.
Artikel Terkait
Waspada! 5 Kesalahan Saat Makan Malam yang Bisa Bikin Tubuh Jadi Nggak Sehat
Sering Makan Frozen Food? Ini Efek Samping yang Bisa Bikin Tubuh Kacau
MIRIS! Bocah 10 Tahun Tewas di Kamar Mess Pabrik Tebu, Pelaku Masih Diburu Polisi
5 Negara Paling Aman Jika Perang Dunia Ketiga Meletus, Apakah Indonesia Termasuk?
Waspada! Judi Online Bikin Anak Kecanduan Parah, Dampaknya Setara Narkoba
Nekat! Seorang Pria Panjat Genteng Rumah Warga Usai Terciduk Lakukan Pelecehan Seksual di Bekasi
Yamaha Luncurkan Fazzio dengan Tampilan Segar dan Warna Baru, Inovasi atau Gimmick?
Serangan DDoS Terbesar Sepanjang Sejarah: 37,4 Terabyte dalam 45 Detik, Dunia Siber Dibikin Panik
Korut Murka Usai Serangan AS ke Iran: Sebut Langgar Piagam PBB dan Ganggu Perdamaian Dunia
Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS, Dunia Waspada Krisis Energi