MIRIS! Bocah 10 Tahun Tewas di Kamar Mess Pabrik Tebu, Pelaku Masih Diburu Polisi

Photo Author
- Senin, 23 Juni 2025 | 17:07 WIB
ILUSTRASI Garis Polisi. (Foto: Istimewa)
ILUSTRASI Garis Polisi. (Foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Kabar duka menyelimuti warga Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, setelah penemuan jasad seorang bocah perempuan berusia 10 tahun, berinisial RMZ, di kamar mess karyawan PT Indo Lampung Perkasa, sebuah pabrik tebu, pada Senin (23/6/2025).

Korban ditemukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan, tanpa busana, dengan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada dugaan pemerkosaan dan pembunuhan. Tragedi ini mengguncang hati masyarakat setempat, yang kini menuntut keadilan secepatnya.

Baca Juga: Dugaan Gratifikasi di MPR RI, KPK Tetapkan Tersangka tapi Masih Rahasiakan Identitas

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, AKP Noviarif Kurniawan, mengungkapkan bahwa RMZ dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Minggu (22/6) malam. Pencarian intensif dilakukan hingga akhirnya jasad bocah malang itu ditemukan di salah satu kamar mess.

“Kami menemukan korban dengan mulut berbusa, luka di leher bagian belakang, dan bercak darah di area sensitifnya,” ujar Noviarif kepada wartawan, dengan raut wajah penuh keprihatinan.

Baca Juga: Miris! Ibu Rumah Tangga Jadi Kurir Narkoba, BNN: Banyak yang Terjebak Jaringan Sindikat

Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan segera setelah penemuan. Polisi menemukan pakaian korban yang tercecer di lokasi, yang kini menjadi barang bukti kunci.

Dari pemeriksaan awal, penyidik menduga RMZ menjadi korban tindakan keji berupa kekerasan seksual sebelum nyawanya direnggut.

“Berdasarkan temuan di TKP, ada indikasi kuat korban diperkosa lalu dibunuh. Kami sedang menyelidiki kemungkinan pembunuhan berencana,” jelas Noviarif, menegaskan keseriusan polisi dalam mengusut kasus ini.

Baca Juga: Modus Makan Bergizi Gratis, Warga Nganjuk Sikat Data Pribadi untuk Bikin Ratusan Akun Shopee

Jenazah RMZ kini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk autopsi guna memastikan penyebab kematian dan menguatkan bukti dugaan pemerkosaan. Prosedur medis ini diharapkan bisa mengungkap detail kronologi kejadian dan memberikan petunjuk lebih jelas tentang pelaku.

Sementara itu, polisi mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku dan sedang melakukan pengejaran intensif.

“Kami tidak akan berhenti sampai pelaku ditangkap dan keadilan ditegakkan untuk RMZ dan keluarganya,” tegas Noviarif.

Baca Juga: Polemik Skandal Chromebook, Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Hari Ini

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X