Korut Murka Usai Serangan AS ke Iran: Sebut Langgar Piagam PBB dan Ganggu Perdamaian Dunia

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Senin, 23 Juni 2025 | 18:27 WIB
Kim Jong-un - Presiden Korea Utara (Foto : KCNA/YNA/dpa)
Kim Jong-un - Presiden Korea Utara (Foto : KCNA/YNA/dpa)

INSIBERNEWS - Korea Utara kembali menyuarakan sikap kerasnya terhadap Amerika Serikat, kali ini terkait serangan udara Washington ke tiga fasilitas nuklir milik Iran.

Dalam pernyataan resminya, Pyongyang menyebut tindakan AS tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip dasar yang tercantum dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tak hanya itu, Korut juga menilai langkah tersebut sebagai ancaman serius terhadap kestabilan global.

Baca Juga: Serangan DDoS Terbesar Sepanjang Sejarah: 37,4 Terabyte dalam 45 Detik, Dunia Siber Dibikin Panik

Melalui kantor berita KCNA, pemerintah Korea Utara pada Senin (23/6/2025) menegaskan bahwa aksi sepihak AS tersebut tidak hanya menyerang kedaulatan Iran, tetapi juga membuka jalan bagi ketegangan baru di kawasan Timur Tengah.

Mereka menyebut bahwa operasi militer itu telah “secara brutal menginjak-injak” hak sebuah negara untuk mempertahankan integritas teritorial dan keamanannya sendiri.

Baca Juga: Nekat! Seorang Pria Panjat Genteng Rumah Warga Usai Terciduk Lakukan Pelecehan Seksual di Bekasi

"Ini bukan hanya persoalan antara dua negara," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara.

"Serangan ini telah mengguncang fondasi perdamaian dan keamanan internasional."

Baca Juga: Yamaha Luncurkan Fazzio dengan Tampilan Segar dan Warna Baru, Inovasi atau Gimmick?

Korut juga menekankan bahwa tindakan AS mencerminkan standar ganda dan arogansi kekuasaan global yang tidak bisa lagi ditoleransi.

Serangan terhadap fasilitas nuklir yang dinilai vital bagi kedaulatan nasional Iran, menurut Korut, jelas bertentangan dengan semangat kerja sama internasional dan prinsip non-intervensi yang selama ini dijunjung oleh komunitas global.

Baca Juga: 5 Negara Paling Aman Jika Perang Dunia Ketiga Meletus, Apakah Indonesia Termasuk?

Pyongyang pun menyatakan bahwa dunia internasional harus bersikap tegas dan tidak membiarkan tindakan semena-mena seperti ini menjadi hal yang dianggap biasa. Mereka mengingatkan bahwa pembiaran terhadap agresi seperti ini hanya akan memicu lebih banyak konflik di masa depan.

Korut menyerukan agar PBB mengambil tindakan untuk menjaga netralitas dan tidak tunduk pada kepentingan negara adidaya.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X