news

Bos Sritex Diciduk Kejagung di Solo, Terkait Dugaan Korupsi Kredit Bank

Rabu, 21 Mei 2025 | 13:02 WIB
PT Sritex Tutup pada 1 Maret 2025 (sritex.co.id)

INSIBERNEWS - Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Lukminto, resmi diamankan oleh tim penyidik Kejaksaan Agung pada Selasa malam, 20 Mei 2025.

Penangkapan ini dilakukan di kota Solo dan disebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dalam pemberian fasilitas kredit bank ke perusahaan tekstil raksasa tersebut.

Baca Juga: Uang Rp1 Triliun Berserakan di Rumah Eks Pejabat MA, Kejagung: Petugas Sampai Nyaris Pingsan

“Betul, malam tadi ditangkap di Solo,” ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, dalam pernyataan tertulis yang diterima pada Rabu, 21 Mei 2025.

Meski Iwan sudah ditangkap, status hukumnya hingga kini belum diumumkan secara resmi ke publik. Namun penangkapan ini menambah daftar panjang persoalan hukum yang membayangi Sritex, perusahaan tekstil yang dulunya digadang-gadang sebagai pemain besar di Asia Tenggara.

Baca Juga: Polisi Tangkap 6 Pelaku Admin dan Anggota Grup Facebook 'Fantasi Sedarah'

Sejak dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang pada 21 Oktober 2024, kondisi Sritex memang terus memburuk.

Perusahaan ini gagal membayar utang senilai Rp32,6 triliun kepada para kreditornya. Dari jumlah itu, tagihan dari kreditur preferen mencapai Rp691 miliar, kreditur separatis Rp7,2 triliun, dan kreditur konkuren menyentuh angka fantastis Rp24,7 triliun.

Baca Juga: Dikenal Sebagai Rival Politik, Donald Trump Sampaikan Simpati Soal Joe Biden yang Didiagnosis Kanker Prostat

Situasi ini memaksa manajemen Sritex menghentikan seluruh aktivitas operasional per 1 Maret 2025. Imbasnya, ribuan karyawan harus dirumahkan dan mengalami pemutusan hubungan kerja.

Hari kerja terakhir mereka tercatat pada Jumat, 28 Februari 2025, menandai berakhirnya perjalanan panjang perusahaan yang pernah jadi kebanggaan industri tekstil nasional.

Baca Juga: Jokowi Terharu Usai Diperiksa soal Ijazah: Saya Sedih, Tapi Ini Harus Dituntaskan!

Penangkapan terhadap Iwan Lukminto membuka peluang baru bagi penyidik Kejaksaan Agung untuk mendalami lebih jauh dugaan praktik korupsi dalam skema pembiayaan perusahaan.

Publik pun menanti langkah tegas berikutnya dari aparat hukum untuk mengusut tuntas persoalan ini, termasuk potensi keterlibatan pihak lain di balik runtuhnya Sritex.

Tags

Terkini