INSIBERNEWS - Puluhan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur, Jawa Barat, mengalami keracunan massal setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah mereka pada Senin (21/4/2025).
Akibat kejadian ini, 28 siswa terpaksa dirawat di RSUD Sayang Cianjur, sementara 10 siswa lainnya menjalani perawatan di RS Bhayangkara Cianjur.
Kejadian ini tentu mengejutkan, mengingat MBG tersebut bertujuan untuk memberikan asupan gizi yang sehat dan bergizi kepada para pelajar.
Baca Juga: Pengen Punya Suara Merdu? Coba Lakuin Tips Ini Biar Vokalmu Makin Ciamik!
Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Layla Yahya, para pelajar yang dirawat mengeluhkan gejala mirip keracunan, seperti pusing, mual, muntah, hingga diare.
"Beberapa siswa merasa sakit setelah mengonsumsi makanan tersebut di sekolah, sementara yang lain mulai merasakan gejalanya setelah pulang ke rumah. Beberapa di antara mereka juga dirawat di Puskesmas," ujar Frida, yang menambahkan bahwa pihaknya sedang melakukan pendataan lebih lanjut.
Baca Juga: Punya Saraf Kejepit? Hindari 5 Hal Ini Kalau Nggak Mau Kambuh Lagi!
Untuk memastikan penyebab kejadian ini, Dinas Kesehatan Cianjur telah mengambil langkah tegas dengan mengumpulkan sampel muntahan serta sisa makanan untuk diuji di laboratorium.
"Kami ingin memastikan apakah keracunan ini disebabkan oleh makanan MBG atau faktor lain," tambah Frida. Proses ini diharapkan bisa memberikan jawaban pasti terkait kejadian yang mencemaskan ini.
Baca Juga: Hamas Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Paus Fransiskus, Puji Komitmennya pada Kemanusiaan
Kepala Sekolah MAN 1 Cianjur, Erma, menjelaskan bahwa MBG diberikan kepada seluruh siswa kelas 10 hingga 11 pada waktu istirahat. Dari sekitar 800 siswa yang menerima, sebagian besar mengeluhkan gejala keracunan setelah makan.
"Kita segera instruksikan para guru untuk memantau kondisi siswa. Setelah itu, mereka langsung dibawa ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS) atau Puskesmas terdekat," kata Erma, yang turut merasa prihatin atas kejadian ini.
Baca Juga: Pemerintah Siap Tampung Warga Gaza, Pangkal Pinang Jadi Salah Satu Lokasi Alternatif
Salah satu siswa yang menjadi korban, Muhammad Abdul Malik, siswa kelas 11C, menceritakan pengalamannya. Menurut Malik, MBG yang mereka makan terdiri dari suwir ayam, mi goreng, tempe goreng, dan potongan buah semangka.