INSIBERNEWS - Hanoi, ibu kota Vietnam, mencatatkan diri sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Jumat (3/1/2024).
Emisi kendaraan bermotor, asap dari pembangkit listrik batu bara, dan pembakaran lahan pertanian menjadi penyebab utama pekatnya polusi yang menyelimuti kota tersebut. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu dan meningkatkan risiko kesehatan serius.
Baca Juga: Bernilai Total Rp14 Triliun, Prabowo Bakal Hapus Utang Sekitar 1 Juta Pelaku UMKM
Menurut data dari IQAir, sistem pemantauan kualitas udara global, indeks kualitas udara (AQI) Hanoi mencapai angka 305 pada pagi hari. Angka tersebut masuk dalam kategori "berbahaya" bagi kesehatan.
Kadar polutan PM2.5, partikel halus yang dapat menembus paru-paru hingga aliran darah, dilaporkan mencapai 227 mikrogram per meter kubik. Angka ini 15 kali lebih tinggi dari batas aman yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
“Udara terasa begitu berat, saya bahkan kesulitan bernapas. Masker sudah menjadi kebutuhan setiap kali keluar rumah,” kata Tran Quynh Lan, seorang pekerja kantoran di Hanoi.
Pemerintah setempat pun mengeluarkan imbauan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan selalu menggunakan masker untuk melindungi diri dari paparan polusi.
Baca Juga: Berupaya Gerakan Ekonomi, Prabowo Perintahkan Bahan Baku Makan Bergizi Gratis Bersumber dari Desa
Polusi udara yang semakin parah ini diperburuk oleh musim kering yang sedang berlangsung di Hanoi. Proyek pembangunan yang intensif, kemacetan lalu lintas, dan emisi dari pembangkit listrik batu bara di utara Vietnam menjadi penyumbang terbesar kabut asap.
Tanpa curah hujan yang memadai, kabut polusi semakin sulit terkendali. Diperkirakan, kondisi baru akan membaik saat musim hujan tiba pada Maret mendatang.
Para ahli mengingatkan, situasi ini memerlukan perhatian serius, mengingat dampaknya terhadap kesehatan masyarakat sangat signifikan.
Langkah mitigasi seperti pengendalian emisi kendaraan, pengurangan pembakaran lahan, dan peralihan ke energi bersih harus segera dilakukan untuk mencegah kondisi semakin memburuk.
Artikel Terkait
Begini Tanggapan Pemerintah dan DPR Mengenai Putusan MK Hapus Presidential Threshold
MK Putuskan untuk Hapus Sistem Presidential Threshold, Bagaimana Tanggapan dari Partai Politik?
Sampai Rp2,5 Miliar! Bagaimana Nasib Uang WNA Malaysia Penonton DWP yang Dipalak Oknum Polisi?
Gaya Modern Minimalis, Desain Kamar Tidur Mewah dengan Sentuhan Estetik dan Simpel
Mewah dan Estetik, Desain Kamar Tidur Minimalis Gaya Modern yang Membuat Betah
Desain Kamar Tidur Minimalis Modern, Sentuhan Elegan yang Tetap Simpel dan Mewah
Said Didu Singgung Soal Surat Perintah Solo, Minta Prabowo Jangan Terjebak Bubur Panas Politik Buatan Jokowi dan Oligarki
Berupaya Gerakan Ekonomi, Prabowo Perintahkan Bahan Baku Makan Bergizi Gratis Bersumber dari Desa
Prabowo Gelar Rakor Bahas Pemberdayaan Masyarakat: Fokus UMKM, Pekerja Migran, dan Kemiskinan Ekstrem
Bernilai Total Rp14 Triliun, Prabowo Bakal Hapus Utang Sekitar 1 Juta Pelaku UMKM