Prabowo Gelar Rakor Bahas Pemberdayaan Masyarakat: Fokus UMKM, Pekerja Migran, dan Kemiskinan Ekstrem

Photo Author
- Sabtu, 4 Januari 2025 | 13:55 WIB
Prabowo Gelar Rakor Bahas Pemberdayaan Masyarakat (Foto : Instagram )
Prabowo Gelar Rakor Bahas Pemberdayaan Masyarakat (Foto : Instagram )

INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi (rakor) penting di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (3/1/2025). Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis terkait pemberdayaan masyarakat menjadi sorotan utama.

Rakor ini dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, serta sejumlah menteri lain yang membidangi sektor pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa.

Baca Juga: Berupaya Gerakan Ekonomi, Prabowo Perintahkan Bahan Baku Makan Bergizi Gratis Bersumber dari Desa

Dalam keterangannya seusai rapat, Cak Imin menjelaskan bahwa agenda pemberdayaan masyarakat difokuskan untuk membantu masyarakat miskin agar mampu mandiri.

“Kita mulai dari target paling bawah, yakni masyarakat miskin ekstrem, untuk bisa naik kelas hingga berdaya dan mandiri,” ujar Cak Imin.

Baca Juga: Said Didu Singgung Soal Surat Perintah Solo, Minta Prabowo Jangan Terjebak Bubur Panas Politik Buatan Jokowi dan Oligarki

Upaya ini, menurutnya, memerlukan langkah cepat, terutama dalam penyediaan data tunggal yang akurat agar berbagai program dapat tepat sasaran.

Presiden juga memberikan perhatian khusus pada pekerja migran. Pemerintah berencana membangun setidaknya 100 balai latihan kerja baru di berbagai daerah.

Baca Juga: Sampai Rp2,5 Miliar! Bagaimana Nasib Uang WNA Malaysia Penonton DWP yang Dipalak Oknum Polisi?

Balai ini akan menjadi pusat pelatihan bagi pekerja migran sebelum keberangkatan, memastikan mereka memiliki keterampilan sesuai standar jabatan tertentu.

“Ini penting agar kualitas dan kemampuan mereka sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional,” kata Cak Imin.

Baca Juga: MK Putuskan untuk Hapus Sistem Presidential Threshold, Bagaimana Tanggapan dari Partai Politik?

Selain itu, pemerintah menyiapkan berbagai skema pendanaan yang lebih mudah diakses oleh pelaku UMKM, koperasi, pekerja migran, dan sektor ekonomi kreatif.

Program ini meliputi peningkatan jumlah dana pinjaman bergulir di Kementerian Koperasi, serta penyediaan kredit murah untuk berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X