INSIBERNEWS - Nilai tukar rial Iran terus merosot, mencapai rekor terendah dalam sejarah pada Rabu (18/12/2024).
Mata uang nasional Iran itu kini diperdagangkan pada 777.000 rial per dolar AS, turun lebih dari 10 persen hanya dalam sebulan sejak Donald Trump kembali memenangi pemilu presiden Amerika Serikat (AS) November lalu.
Baca Juga: Bank Terbesar Di Jepang Kemalingan Uang Sebesar 105 Miliar, Pelaku Karyawan Sendiri
Sebelumnya, nilai tukar rial berada di angka 703.000 pada hari kemenangan Trump.
Dalam wawancara di televisi pemerintah Selasa malam, Gubernur Bank Sentral Iran, Mohammad Reza Farzin, menegaskan bahwa pemerintah sedang bekerja keras untuk menstabilkan nilai tukar yang terus melemah.
Baca Juga: Pinjol Berubah Nama Jadi Pindar: Upaya Baru Menghapus Stigma Negatif
Ia menyebutkan bahwa otoritas keuangan Iran telah menyuntikkan USD220 juta ke pasar valuta asing sebagai langkah intervensi. Namun, langkah ini tampaknya belum cukup untuk menghentikan tekanan pada mata uang Iran yang terus merosot.
Baca Juga: Ajib Dalam Sehari, DPMPTSP Purwakarta Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Kondisi ini sangat kontras dengan masa ketika Iran menandatangani kesepakatan nuklir dengan negara-negara Barat pada 2015. Saat itu, nilai tukar rial masih berada di 32.000 per dolar AS.
Namun, setelah AS keluar dari kesepakatan tersebut pada 2018 di bawah pemerintahan Trump, ekonomi Iran semakin terpukul oleh sanksi internasional yang berat.
Baca Juga: Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Kiarapedes Laksanakan Sambang Warga
Ketika Presiden Masoud Pezeshkian, seorang tokoh reformis, menjabat pada Juli 2024, rial sudah melemah ke 584.000 per dolar.
Ketegangan geopolitik yang meningkat di Timur Tengah juga memperburuk situasi ekonomi Iran. Dukungan negara itu terhadap kelompok-kelompok seperti Hamas, Hizbullah, dan rezim Bashar al-Assad yang menghadapi tekanan internasional menjadi beban tambahan.
Artikel Terkait
Rela Tinggalkan Profesi Dokter Demi Jualan Es Teh, Konglomerat Ini Punya Networth Rp69,7 Triliun!
Inovasi Tingkatkan Daya Saing Daerah, Pemkab Purwakarta Gelar Malam Anugerah Purwakarta Dalam Inovasi Tahun 2024
Waspada Banjir Rob Jakarta, Berikut Daftar 13 Wilayah yang Terendam Air!
Tanggul yang Belum Rampung Sejak 2014 Disebut jadi Penyebab Banjir Rob jakarta
Bantu Warga Menanam Padi, Bhabinkamtibmas Polsek Cibatu Bantu Warga Tandur
Hasil Seleksi Pansel, Pj Bupati Purwakarta Tunjuk Riana Afriadi Sebagai Direktur PDAM Gapura Tirta Rahayu
Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Kiarapedes Laksanakan Sambang Warga
Ajib Dalam Sehari, DPMPTSP Purwakarta Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Pinjol Berubah Nama Jadi Pindar: Upaya Baru Menghapus Stigma Negatif
Bank Terbesar Di Jepang Kemalingan Uang Sebesar 105 Miliar, Pelaku Karyawan Sendiri