Keputusan untuk melanjutkan status darurat ini bertujuan untuk memastikan koordinasi yang lebih baik antara negara-negara dan mitra-mitra kesehatan dalam merespons wabah yang terus berkembang.
Baca Juga: Rizky Ridho Tak Dapat Restu Coach Justin Soal Dirinya Yang Mau ke Liga Thailand
Pada akhir Oktober 2024, Badan Pengawas Kesehatan Uni Afrika juga memberikan peringatan keras terkait mpox yang belum terkendali sepenuhnya.
Mereka menyerukan agar lebih banyak sumber daya dialokasikan untuk memerangi wabah ini, dengan kekhawatiran bahwa jika tidak segera ditangani, wabah ini bisa berkembang menjadi pandemi yang lebih buruk daripada Covid-19.
Baca Juga: Waduh! BPJS Kesehatan Rugi dan Terancam Gagal Bayar Tahun 2026, Kok Bisa?
Dengan meningkatnya kewaspadaan terhadap mpox, WHO menegaskan bahwa kolaborasi internasional sangat penting dalam mengatasi penyebaran penyakit ini.
Ke depannya, badan kesehatan global ini akan terus mengawasi situasi dan mendorong negara-negara untuk tetap memperkuat langkah-langkah pencegahan, termasuk vaksinasi dan kesiapsiagaan masyarakat.
Artikel Terkait
Waduh! BPJS Kesehatan Rugi dan Terancam Gagal Bayar Tahun 2026, Kok Bisa?
Negara Maju Diminta Berikan RP20 Ribu Triliun untuk Masalah Perubahan Iklim
Ribuan iPhone 16 di Indonesia Terancam Diblokir, Kemenperin Tegas Soal TKDN
Cak Imin: Peran Komunitas Penting untuk Lawan Dampak Sosial Judi Online
Rizky Ridho Tak Dapat Restu Coach Justin Soal Dirinya Yang Mau ke Liga Thailand
Akibat Merugi hingga Puluhan Triliun, BPJS Kesehatan Akan Naikkan Iuran Bulanan?
Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Palestina di Tengah Konflik Gaza
Ganjil-Genap Ditiadakan, Persiapan Jakarta Hadapi Pilkada 2024
Maruarar Sirait Prediksi Dukungan Nonmuslim untuk Pramono-Rano Akan Beralih ke Ridwan Kamil-Suswono Karena Anies Baswedan
Ahok Hadiri Kampanye Akbar Pramono Anung dan Rano Karno Gelar di GBK