INSIBERNEWS - Tepat pada 1 Oktober 2 tahun yang lalu terjadi tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 nyawa.
Tragedi ini terjadi di Stadion Kanjuruhan saat pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya.
Akibat gas airmata yang ditembakkan oleh pihak kepolisian, penonton mengalami sesak nafas hingga banyak yan meregang nyawa.
Baca Juga: Food Vlogger yang Review Ngawur Rawon Kini Diblacklist FnB Jogja hingga Akunnya Hilang
Tragedi Kanjuruhan,merupakan salah satu insiden paling memilukan dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Setelah pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya berakhir dengan kekalahan Arema 2-3, kerusuhan pecah di dalam stadion.
Para suporter yang kecewa mulai memasuki lapangan, memicu reaksi dari pihak keamanan.
Baca Juga: KPK Tetapkan 4 Orang Tersangka Korupsi Pengadaan Bandung Smart City, Mantan Walikota Terseret
Situasi semakin tak terkendali ketika aparat keamanan menembakkan gas air mata ke arah tribun, sebuah tindakan yang sangat kontroversial dan berisiko, terutama di dalam stadion yang tertutup.
Penggunaan gas air mata tersebut memicu kepanikan massal di antara penonton, yang berusaha melarikan diri.
Banyak penonton terjebak di pintu keluar yang sempit, menyebabkan mereka terinjak-injak dan sesak napas.
Baca Juga: Iran Serang Israel dengan Ratusan Rudal Balistik Akibat Terbunuhnya Pemimpin Hizbullah
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @matanajwa (2/10/2024), lokasi dimanja tragedi Kanjuruhan justru kini dibongkar.
Artikel Terkait
Menteri Abdul Halim Diduga Korupsi Dana APBD, KPK Sita Sejumlah Barang Bukti
KPK Gelagapan Tangani Kasus Dugaan Gratifikasi Kaesang Pangarep, Ada Apa?
Ramai Kasus Guru Gorontalo dengan Muridnya Dinilai Child Grooming, Apa Artinya?
Konten Kreator Jessica Felicia Murka Namanya Diseret Pada Kasus Vadel Badjideh
Soal Kasus Narkotika Andrew Andika, Apakah Akan Dipidana? Ini Penjelasan Menurut Deolipa Yumara