Hasil penyelidikan sementara kepolisian menyebut korban meninggal akibat bunuh diri menggunakan senjata api milik Bripka IH yang sebelumnya disimpan di dalam tas. Polisi menyatakan Winda diduga mengambil senjata tersebut saat Bripka IH sedang beristirahat, kemudian masuk ke kamar mandi dan menembakkan senjata ke arah kepalanya.
Autopsi yang dilakukan juga disebut tidak menemukan tanda-tanda kekerasan ataupun luka akibat benda tajam selain luka tembak yang menyebabkan kematian korban.
Namun, kesimpulan tersebut dibantah oleh pihak keluarga. Mereka melaporkan dugaan pembunuhan setelah mengaku menemukan sejumlah kejanggalan, termasuk adanya luka lebam dan memar pada tubuh Winda yang dinilai perlu dijelaskan melalui penyelidikan lebih lanjut. ***
Artikel Terkait
Akad Massal 62 Ribu Debitur KPR FLPP Dipimpin Prabowo, BRI Perkuat Peran sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan melalui Pembiayaan Perumahan
Pelarian Berakhir di Banten, Polisi Ringkus Terduga Pemutilasi Mayat dalam Karung di Depok
Sah! RI dan Arab Saudi Teken MoU Bersejarah, Siap Genjot Investasi dan Proyek Hijau
Sindikat Sabu Lintas Pulau Tumbang di Banyuwangi, BNNK Sita Ratusan Gram Barang Haram hingga Mobil Mewah
Endus Banyak Kejanggalan, Keluarga Winda Lorenza Resmi Laporkan Dugaan Pembunuhan ke Polda Sumut
Ocehan Sinis Berujung Petaka, Nakes Anak Pejabat DPRD Tasikmalaya Terancam Didepak Usai Hina Pasien BPJS