INSIBERNEWS – Keberadaan 22 korban selamat dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 sempat menimbulkan tanda tanya karena nama mereka tidak langsung ditemukan dalam manifes penumpang kapal.
Namun, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin memastikan 22 orang tersebut memang merupakan penumpang KM Virgo Transport 8 yang berangkat dari Surabaya.
Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan, perbedaan data terjadi karena sejumlah penumpang menggunakan nama panggilan ketika dicatat dalam manifes.
Baca Juga: Curi Minyak Jelantah Program Makan Bergizi, Chef SPPG Surabaya Diringkus Polisi
Sementara itu, proses pendataan korban setelah kecelakaan menggunakan identitas resmi sesuai KTP.
Perbedaan tersebut membuat nama korban tidak langsung cocok ketika dilakukan pencocokan data di Banjarmasin.
“Sebanyak 20 orang terkonfirmasi memang benar merupakan manifes kapal. Dua orang lagi datanya menunggu masuk. Ya, saya pastikan mereka merupakan manifes kapal,” ujar Heri dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-12 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kamis (24/9/2026).
Menurut Heri, 20 orang yang sudah berhasil dikonfirmasi merupakan sopir dan kernet. Mereka tercatat dalam manifes menggunakan nama panggilan yang berbeda dengan identitas resmi.
Baca Juga: Dindikbud Banten Siapkan Barak TNI untuk Siswa Bandel Mulai Oktober, 1000 Pelajar Jadi Target
Setelah data tersebut dicocokkan dengan KSOP Surabaya, keberadaan mereka akhirnya dapat dipastikan.
“Pas di sini yang kami cocokkan KTP, ternyata tidak sesuai karena mereka pakai nama panggilan di manifes KM Virgo, itulah kami cek ke Surabaya,” jelasnya.
Data 22 Penumpang KM Virgo Transport 8 Dicocokkan
Dari hasil koordinasi antara KSOP Banjarmasin dan KSOP Surabaya, sebanyak 20 orang telah dipastikan tercatat sebagai penumpang KM Virgo Transport 8.
Sementara itu, dua orang lainnya masih dalam proses pencocokan data. Heri menegaskan, persoalan tersebut bukan disebabkan adanya penumpang yang naik kapal tetapi tidak tercatat dalam manifes.
Baca Juga: Karhutla dan Ancaman Asap Beracun, 40 Ribu Balita Tercatat Mengalami ISPA
Artikel Terkait
Karhutla dan Ancaman Asap Beracun, 40 Ribu Balita Tercatat Mengalami ISPA
Yusril Tantang Ombudsman Buka Temuan Lapas Cibinong, Benarkah Ada Fasilitas Mewah untuk Napi?
Pendidikan Gibran Dipersoalkan di MK, Jokowi Beberkan Sekolah Putranya dari Solo hingga Singapura
Dindikbud Banten Siapkan Barak TNI untuk Siswa Bandel Mulai Oktober, 1000 Pelajar Jadi Target
Dugaan Pungutan Rp150 Ribu Terbongkar di Lapas Cibinong, Ditjenpas Mulai Periksa Sejumlah Pihak
Curi Minyak Jelantah Program Makan Bergizi, Chef SPPG Surabaya Diringkus Polisi