Karhutla dan Ancaman Asap Beracun, 40 Ribu Balita Tercatat Mengalami ISPA

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 24 September 2026 | 14:48 WIB
Kabut asap di wilayah terdampak karhutla membuat puluhan ribu balita sesak napas hingga ISPA.  (TikTok/its.rehanbesett - Threads/emshihab)
Kabut asap di wilayah terdampak karhutla membuat puluhan ribu balita sesak napas hingga ISPA. (TikTok/its.rehanbesett - Threads/emshihab)

INSIBERNEWS - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya mengganggu aktivitas masyarakat akibat pekatnya kabut asap. Kondisi tersebut juga mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan warga, terutama anak-anak yang tinggal di wilayah terdampak.

Selain membuat jarak pandang menurun, paparan asap karhutla dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Keluhan yang muncul antara lain batuk, pilek, sesak napas hingga Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kondisi tersebut turut ramai dibagikan masyarakat melalui media sosial. Sejumlah orang tua mengungkapkan kondisi anak mereka yang mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar asap karhutla.

Baca Juga: Ombudsman Temukan Belasan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Buka Suara

Salah satu keluhan datang dari akun TikTok @its.rehanbesett. Dalam unggahannya, pemilik akun memperlihatkan kondisi anaknya yang mengalami batuk hingga sesak napas.

“Kondisi asap Kalimantan, di Pontianak sekarang. Batuk, pilek, sesak napas,” tulisnya dalam keterangan video yang dikutip Kamis, 24 September 2026.

Unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 5 juta kali dan mendapatkan lebih dari 28 ribu komentar. Banyak pengguna lain turut membagikan pengalaman serupa mengenai kondisi kesehatan keluarga mereka.

Baca Juga: Karhutla Kalsel Makin Dekat, 167 Pasien RSJ Sambang Lihum Dievakuasi

Salah satu warganet mengaku anaknya baru selesai menjalani perawatan di rumah sakit akibat pneumonia.

“Anakku habis keluar dari RS dan rawat jalan pneumonia sampai berdarah gini. Pakai air purifier sampai di angka 400-an. Ini di Palangkaraya,” tulis akun @ayy*****s.

Cerita serupa juga disampaikan akun @riy********a. Ia mengaku anaknya mengalami batuk dan sesak napas selama dua pekan setelah adanya aktivitas pembakaran lahan di sekitar tempat tinggalnya.

“Malam ini ada yang bakar lahan dekat rumah, anakku batuk sampai sesak 2 minggu dan sudah dua kali masuk IGD,” tulisnya.

Kekhawatiran orang tua terhadap kondisi anak akibat asap karhutla juga terlihat dari meningkatnya permintaan alat pembersih udara.

Baca Juga: Tutup Celah Pencucian Uang Triliunan Rupiah, IMC Desak Aturan Judi Online Masuk RUU Perampasan Aset

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X