INSIBERNEWS - Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, mendadak heboh menyusul penemuan sesosok mayat pada Kamis (24/9) siang. Ketenangan di area Waduk Kebon Melati seketika berubah menjadi kepanikan saat warga mendapati tubuh seorang perempuan terapung tak bernyawa di permukaan air.
Nahasnya, tidak ditemukan satu pun kartu pengenal yang melekat pada tubuh korban, menyisakan teka-teki misterius bagi warga dan aparat setempat.
Insiden mengejutkan ini pertama kali disadari oleh seorang pemancing yang tengah menghabiskan waktu di tepian waduk.
Saat matahari sedang terik, tepatnya sekitar pukul 12.00 WIB, pandangannya tertuju pada benda mencurigakan yang terombang-ambing oleh arus tenang. Begitu menyadari benda tersebut adalah jasad manusia, ia pun kaget dan bergegas mencari bantuan serta meneruskan informasi ini ke pihak berwajib.
Baca Juga: Pendidikan Gratis SD-SMA hingga Kuliah Ditargetkan Mulai 2028, Total Anggaran Rp302 Triliun
Mendapat laporan darurat, jajaran kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat beserta tim Inafis langsung merapat ke tempat kejadian perkara.
Setelah mengevakuasi tubuh korban ke daratan, polisi langsung mengirim jenazah malang tersebut ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna menjalani prosedur visum.
Langkah medis ini krusial untuk mengungkap identitas asli korban sekaligus menjawab penyebab pasti kematiannya.
"Jenazah seorang perempuan tanpa identitas ditemukan dalam posisi mengapung di Waduk Kebon Melati," jelas Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Akhmadi, saat membenarkan peristiwa tersebut kepada awak media pada hari Jumat.
Baca Juga: Flu A Melonjak Tajam, Kemenkes Soroti Fenomena Warga Panik Borong Obat Antivirus Tanpa Resep
Sebelum dibawa ke rumah sakit, tim penyidik sebetulnya sudah melakukan observasi visual yang sangat saksama di lokasi kejadian.
Pengecekan fisik awal ini dilakukan untuk melihat ada tidaknya jejak luka luar, memar, atau indikasi penganiayaan yang bisa mengarah pada tindak kejahatan sebelum korban tenggelam.
"Hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada jenazah," papar Akhmadi merinci temuan awal di lapangan yang mengindikasikan bahwa kondisi tubuh korban masih tampak utuh tanpa cacat mencurigakan.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait kejadian ini," pungkasnya seraya memastikan bahwa polisi akan terus menghimpun keterangan para saksi dan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor.***
Artikel Terkait
Curi Minyak Jelantah Program Makan Bergizi, Chef SPPG Surabaya Diringkus Polisi
22 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Sempat Hilang dari Manifes, Ini Penyebabnya
Heboh Temuan Simulator Golf dan Bilik Mewah, Begini Klarifikasi Kalapas Cibinong
Flu A Melonjak Tajam, Kemenkes Soroti Fenomena Warga Panik Borong Obat Antivirus Tanpa Resep
Pendidikan Gratis SD-SMA hingga Kuliah Ditargetkan Mulai 2028, Total Anggaran Rp302 Triliun