Tragis di Museum Ronggowarsito, Siswa SD Meninggal Setelah Tertimpa Patung Saat Wisata Sekolah

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 14 Mei 2026 | 18:35 WIB
Ilustrasi - Siswa SD Meninggal Setelah Tertimpa Patung Saat Wisata Sekolah (Istimewa)
Ilustrasi - Siswa SD Meninggal Setelah Tertimpa Patung Saat Wisata Sekolah (Istimewa)

INSIBERNEWS - Peristiwa duka terjadi di halaman belakang Museum Ronggowarsito, Kota Semarang, Jawa Tengah. Seorang siswa sekolah dasar berinisial AF (7), asal SD Bergas Lor, Kabupaten Semarang, meninggal dunia setelah tertimpa patung saat mengikuti kegiatan wisata sekolah.

Insiden tersebut terjadi pada Senin, 11 Mei 2026. Korban sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Kepala Museum Ronggowarsito Semarang, Agung Nugroho, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, rombongan siswa saat itu sedang melakukan tour edukasi ke museum sebelum akhirnya terjadi kecelakaan di area taman belakang.

Baca Juga: Hubungan AS-China Berdamai? Xi Jinping Ajak Trump Jadi Mitra

“Benar ada kejadian siswa meninggal dunia tertimpa patung saat kegiatan wisata sekolah di museum,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Berdasarkan keterangan pihak museum, insiden bermula ketika korban bermain di sekitar taman belakang museum yang terdapat patung hias berbentuk petani berwarna hitam.

Saat itu, AF disebut sempat memanjat dan bergelantungan pada patung tersebut. Tak lama kemudian, patung tiba-tiba roboh bersamaan dengan tubuh korban hingga menimpanya.

Baca Juga: Promedia Group dan Mahasiswa UNJ Bincang Seru di BRI CoreLab 2026: Bahas Industri Konten di Era Media Sosial

“Korban sempat naik dan bergelantungan di patung taman. Tiba-tiba patung itu jatuh dan menimpa korban,” jelas Agung.

Pegawai museum yang melihat kejadian itu langsung memberikan pertolongan. Korban berhasil dievakuasi dan saat itu masih dalam kondisi sadar serta dapat berkomunikasi.

Namun, kondisi AF perlahan melemah hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga: Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, SMAN 1 Pontianak Pilih Mundur

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, Suprapto, menjelaskan bahwa korban sempat mengalami sesak napas setelah tertimpa patung.

Polisi yang datang ke lokasi menemukan korban mengalami luka lecet di bagian wajah. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, diketahui korban mengalami pendarahan pada organ hati.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X